thumbnail

Pemandu Veteran (Purnawirawan)& Dinas Sosial Jombang Gelar Ziarah Tabur Bunga Bersama 250 Siswa TK di TMP Jln Kusuma Bangsa Jombang Sabtu-15-november-2025

thumbnail

Polres Blitar Kota Gandeng Perguruan Silat Bersihkan Lingkungan Sambut Hari Bhayangkara ke -79

thumbnail

Nostalgia Jajanan Pasar

thumbnail

SPMB SMP Sempat Dikeluhkan Server Lemot, ini Penjelasan Dinas P dan K Jombang 

BERITA TERKINI

Peristiwa

*Polres Jombang Buka Layanan Penitipan Kendaraan Gratis Selama Mudik Lebaran* Jombang-Timeofjaba.com Menjelang arus mudik Lebaran, banyak warga yang terpaksa meninggalkan kendaraan bermotor di rumah saat pulang ke kampung halaman. Untuk mengurangi kekhawatiran masyarakat terhadap keamanan kendaraan yang ditinggalkan, Polres Jombang membuka layanan penitipan kendaraan bagi masyarakat yang hendak melakukan perjalanan mudik. Layanan tersebut memungkinkan warga menitipkan sepeda motor maupun mobil di Polres maupun Polsek terdekat agar kendaraan tetap terjaga dan aman selama ditinggal mudik. Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, S.H., S.I.K., CPHR mengatakan pihaknya mengimbau masyarakat yang hendak mudik untuk memanfaatkan fasilitas tersebut. “Kami mengimbau sekaligus memberikan informasi kepada masyarakat atau pemudik yang ingin menitipkan kendaraan bermotor di Polres atau Polsek dipersilakan,” ujarnya. Menurut AKBPArdi Kurniawan, program ini digelar selama periode mudik Lebaran dan telah disosialisasikan secara luas kepada masyarakat melalui Bhabinkamtibmas, media sosial, maupun media online. Ia menjelaskan, fasilitas penitipan kendaraan ini diperuntukkan bagi warga yang tidak memiliki tempat aman untuk menyimpan kendaraannya di rumah. “Bagi warga masyarakat pemudik yang meninggalkan kendaraan dan tidak bisa dimasukkan ke rumah, daripada kendaraan ditinggal di luar rumah lebih baik dititipkan di Polres atau Polsek terdekat,” katanya. Kapolres menambahkan, masyarakat yang ingin menitipkan kendaraan diwajibkan menunjukkan identitas diri serta bukti kepemilikan kendaraan. Selain itu, pemilik kendaraan juga dianjurkan menggunakan kunci ganda sebagai langkah pengamanan tambahan. “Kendaraan bermotor milik warga yang dititipkan di Polres maupun Polsek akan dijaga keamanannya selama 1×24 jam. Program tersebut bersifat gratis dan berlangsung selama Operasi Ketupat Semeru 2026. Tanpa dipungut biaya dan kendaraan sudah bisa dititipkan mulai H-5 atau mulai hari Jumat, 13 Maret 2026,” jelasnya. Selain itu, Kapolres Jombang juga mengingatkan masyarakat yang melakukan perjalanan mudik agar selalu disiplin dan tertib dalam berlalu lintas demi keselamatan selama perjalanan. “Utamakan keselamatan. Jika lelah jangan paksakan mengemudi, beristirahatlah di tempat-tempat yang telah disediakan untuk mencegah terjadinya kecelakaan,” pungkasnya.(Red)

Kamis, 12 Mar 2026 - 20:18 WIB

Peristiwa

Pendidikan

Disdikbud Jombang Gelar Sosialisasi Pemutakhiran Data Sarpras SD, Operator Dapodik Diminta Jaga Akurasi 11-Februari-2026 Jombang-Timeofjava com- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang menggelar Sosialisasi dan Verifikasi Pemutakhiran Data Sarana dan Prasarana (Sarpras) Sekolah Dasar (SD), Rabu pagi (11/2/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula 1 Disdikbud Jombang tersebut diikuti oleh para operator Data Pokok Pendidikan (Dapodik) tingkat SD dari seluruh wilayah Kabupaten Jombang. Acara dibuka oleh Kepala Bidang Pembinaan SD Disdikbud Jombang, Rhendra Kusuma. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya ketelitian dan tanggung jawab dalam pengisian serta pemutakhiran data pada sistem Dapodik. Menurutnya, data siswa maupun data kelembagaan yang tercatat dalam Dapodik harus benar-benar sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Hal ini karena data tersebut menjadi dasar berbagai kebijakan di bidang pendidikan. “Data siswa dan data lembaga pada Dapodik harus benar-benar valid sesuai dengan kenyataan yang ada. Data itu dijadikan acuan dalam pemberian bantuan, penerbitan ijazah elektronik (e-ijazah), dan berbagai layanan pendidikan lainnya,” tegas Rhendra. Ia menambahkan, ketidaksesuaian data dapat berdampak pada terhambatnya layanan pendidikan bagi sekolah maupun peserta didik. Karena itu, peran operator Dapodik dinilai sangat strategis dalam menjaga kualitas dan validitas data pendidikan. Dalam kegiatan tersebut, turut hadir sebagai narasumber Ahmad Jalalludin. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan teknis verifikasi dan pemutakhiran data sarana prasarana sekolah. Materi yang disampaikan meliputi kesesuaian kondisi bangunan sekolah, ruang kelas, fasilitas pendukung, hingga kelengkapan data sarpras yang harus diperbarui secara berkala dalam sistem Dapodik. Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan para operator sekolah memiliki pemahaman yang sama terkait pentingnya akurasi data serta mampu melakukan pemutakhiran sesuai prosedur yang berlaku. Dengan data yang valid dan mutakhir, perencanaan program serta penyaluran bantuan pendidikan di Kabupaten Jombang diharapkan dapat berjalan lebih tepat sasaran dan efektif.(Andyk)

Kamis, 12 Mar 2026 - 16:04 WIB

Pendidikan

Disdikbud Jombang Gelar Sosialisasi Pemutakhiran Data Sarpras SD, Operator Dapodik Diminta Jaga Akurasi 11-Februari-2026 Jombang-Timeofjava com- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang menggelar Sosialisasi dan Verifikasi Pemutakhiran Data Sarana dan Prasarana (Sarpras) Sekolah Dasar (SD), Rabu pagi (11/2/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula 1 Disdikbud Jombang tersebut diikuti oleh para operator Data Pokok Pendidikan (Dapodik) tingkat SD dari seluruh wilayah Kabupaten Jombang. Acara dibuka oleh Kepala Bidang Pembinaan SD Disdikbud Jombang, Rhendra Kusuma. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya ketelitian dan tanggung jawab dalam pengisian serta pemutakhiran data pada sistem Dapodik. Menurutnya, data siswa maupun data kelembagaan yang tercatat dalam Dapodik harus benar-benar sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Hal ini karena data tersebut menjadi dasar berbagai kebijakan di bidang pendidikan. “Data siswa dan data lembaga pada Dapodik harus benar-benar valid sesuai dengan kenyataan yang ada. Data itu dijadikan acuan dalam pemberian bantuan, penerbitan ijazah elektronik (e-ijazah), dan berbagai layanan pendidikan lainnya,” tegas Rhendra. Ia menambahkan, ketidaksesuaian data dapat berdampak pada terhambatnya layanan pendidikan bagi sekolah maupun peserta didik. Karena itu, peran operator Dapodik dinilai sangat strategis dalam menjaga kualitas dan validitas data pendidikan. Dalam kegiatan tersebut, turut hadir sebagai narasumber Ahmad Jalalludin. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan teknis verifikasi dan pemutakhiran data sarana prasarana sekolah. Materi yang disampaikan meliputi kesesuaian kondisi bangunan sekolah, ruang kelas, fasilitas pendukung, hingga kelengkapan data sarpras yang harus diperbarui secara berkala dalam sistem Dapodik. Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan para operator sekolah memiliki pemahaman yang sama terkait pentingnya akurasi data serta mampu melakukan pemutakhiran sesuai prosedur yang berlaku. Dengan data yang valid dan mutakhir, perencanaan program serta penyaluran bantuan pendidikan di Kabupaten Jombang diharapkan dapat berjalan lebih tepat sasaran dan efektif.(Andyk)

Kamis, 12 Mar 2026 - 16:02 WIB

Hukum