Nganjuk-Time of Java .com-
Baru baru ini di desa ngepeh loceret dan sekitarnya ada kejadian modus baru cara mendapatkan harga daging sapi murah.
Berawal beberapa warga pemilik hewan peliharaan seperti sapi kambing ingin menjual ke salah satu warga ngepeh ,bernama pri sapaan akrabnya pura pura nawar ternak warga.dengan harga selalu tidak pernah ada kesepakatan harga .
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Disitulah mulai terjadi niat mengelabuhi pemilik dengan cara meracuni ternak .dalam hal ini ternak tersebut diracuni dicampur pakan atau rumput,,dan besoknya ternak tersebut sakit .
Dan akhirnya si pemilik ternak tersebut memanggil dokter hewan untuk memeriksakan ternaknya ke dokter hewan.
“Terjadilah pemeriksaan dilakukan oleh dokter hewan tersebut.pada akirnya hewan atau ternak tersebut
Tidak tertolong dan dinyatakan sakit parah.dan saat itu pelaku selalu memantau lokasi tersebut,dan selalu memantau jarak jauh.
Dalam hal ini terjadilah pelaku mendekat dan terjadi transaksi untuk membeli dengan harga murah .
Kejadian ini sering dilakukan oleh pelaku.warga selalu tidak punya rasa curiga tutur salah satu masyarakat sekitar
“Hal ini sering terjadi tapi warga tidak sedikitpun menaruh kecurigaan sama sekali .dan slalu dibeli dengan harga murah imbuhnya
Pada puncaknya kamis pukul 12:00 wib tanggal 09/01/2026 gerak gerik pelaku diawasi karena sering nya setiap ternak setelah ditawar dan selalu tidak jadi harga.dan pasti nya besok harinya sakit tutur beberapa warga
Masyarakat kompak untuk menjebat akirnya ditangkap.dan pelaku digiring ke kantor desa untuk dimintai keterangan terang nya
“Pada puncaknya untuk menghindari amukan warga karena banyaknya korban yang marah akirnya pelaku diamankan kekantor Polsek loceret
Dalam hal ini korban didampingi oleh kuasa hukum Trisnanto, SH.,MH., Sandi Satriya,SH., Luqman Hakim, dengan dugaan penganiayaan hewan warga dan melanggar pasal 302 KUHP.jelasnya
Sampai berita ini
diturunkan yang melaporkan pihak Polsek loceret adalah sebagai berikut
1. Soim ( sumber sari Rt.3/Rw.10 ) Sapi dengan nilai kerugian 16.000.000
2. Sukari ( sumber sari ) Sapi dengan nilai kerugian 14.000.000
3. Farikah ( sumber sari ) Sapi dengan nilai kerugian 75.000.000
4. Harmanto ( lorubung ) Sapi dengan nilai kerugian 14,700.000
5. zainal A ( lorubung ) Sapi dengan nilai kerugian 11.000.000
Korban akan bertambah terus, sampai malam ini
proses masih berjalan dan himbauan untuk peternak hewan selalu hati hati hewan peliharaan karena banyaknya modus baru penipuan pungkasnya(Tarmadi Kohtir)
Penulis : Tarmadi kohtir







