Jombang,Time OfJava.com – Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan, para pemandu veteran bekerja sama dengan Dinas Sosial Kabupaten Jombang menggelar kegiatan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Jombang, Sabtu pagi pukul 07.00 WIB. Kegiatan rutin tahunan ini semakin istimewa karena melibatkan sedikitnya 250 siswa-siswi dari lima taman kanak-kanak, yaitu TK Trisula, serta TK Pertiwi Kaliwungu kelas I, II, III, dan IV.

“Upacara ziarah dipimpin oleh Inspektur Upacara Purnawirawan Letkol ARH Kafi, didampingi tiga purnawirawan lainnya. Dalam amanatnya, Letkol Kafi menegaskan bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawan, dan menanamkan nilai kepahlawanan sejak dini adalah langkah penting dalam membentuk karakter generasi penerus.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Menurutnya, mengenalkan anak-anak pada perjuangan para pahlawan tidak harus menunggu mereka dewasa. “Inilah generasi harapan bangsa. Dari usia dini mereka harus tahu bahwa kemerdekaan tidak datang sendiri, tetapi diperjuangkan dengan darah dan pengorbanan para pahlawan. Hari ini anak-anak belajar menghormati sejarah bangsanya,” tegasnya.

“Para siswa tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian upacara, mulai dari penghormatan kepada arwah pahlawan, mengheningkan cipta, hingga prosesi tabur bunga. Para guru pendamping juga aktif mengarahkan anak-anak agar mengikuti kegiatan dengan tertib dan penuh rasa hormat.
Kegiatan diawali dengan barisan peserta yang berjalan memasuki area makam, diiringi lagu-lagu perjuangan yang menambah khidmat suasana pagi itu.
“Anak-anak yang membawa bunga tampak bersemangat meski harus berdiri rapi untuk mengikuti jalannya upacara. Para pemandu veteran juga tampak ramah menyapa dan memberikan penjelasan singkat tentang arti perjuangan dan kenapa ziarah seperti ini penting dilakukan.
Koordinator kegiatan dari Dinas Sosial Jombang menjelaskan bahwa agenda ziarah tabur bunga ini dilaksanakan setiap tahun sebagai upaya edukasi nilai nasionalisme dan penghormatan terhadap sejarah.
“Keterlibatan anak-anak TK dipilih karena pada usia tersebut mereka mulai membentuk karakter dasar. “Kami ingin generasi muda kita tumbuh dengan kesadaran akan pentingnya menghargai jasa para pahlawan. Harapannya, mereka kelak menjadi pribadi yang peduli, bertanggung jawab, dan cinta tanah air,” jelasnya.

“Sementara itu, para guru dari TK Trisula dan TK Pertiwi Kaliwungu merasa bangga dapat kembali mengikuti kegiatan ini. Mereka menilai, pengalaman langsung berada di Taman Makam Pahlawan memberikan pembelajaran yang tidak bisa diperoleh dari buku saja. Anak-anak dapat melihat dan merasakan secara langsung simbol-simbol perjuangan yang ada di sekitar mereka.
Usai prosesi upacara, anak-anak secara bergantian menaburkan bunga di setiap makam pahlawan dengan didampingi para guru dan veteran. Momennya berjalan penuh haru dan kehangatan. Beberapa siswa terlihat bertanya kepada para veteran mengenai siapa saja yang dimakamkan di tempat tersebut, dan para pemandu veteran dengan sabar memberikan penjelasan sederhana yang mudah dipahami anak-anak.
“Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk para pahlawan yang telah gugur memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia. Para veteran berharap kegiatan semacam ini terus dilestarikan sebagai bentuk penghargaan sekaligus pendidikan karakter bagi anak-anak generasi penerus bangsa.
“Selama bangsa Indonesia masih ada, maka selama itu pula kita harus terus mengingat jasa pahlawan. Dan anak-anak inilah yang kelak akan melanjutkan estafet perjuangan itu,” ujar Letkol Kafi sebelum kegiatan diakhiri.

Kegiatan ziarah dan tabur bunga ini Dimulai Tgl 11 s/d tgl 5/ 11/25 diharapkan menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Jombang untuk terus menanamkan nilai patriotisme dan cinta tanah air kepada peserta didik sejak dini.(DD/Red)







