Forum Lintas OPD Bahas Renja 2027, Sekwan Jombang Serap Masukan Ormas dan Wartawan 20-Februari-2026

- Editor

Jumat, 20 Februari 2026 - 10:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jombang-Time of Java com-

Sekretaris DPRD Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Danang Praptoko, ST, MT menggelar forum dialog lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD), organisasi kemasyarakatan (ormas), serta organisasi profesi wartawan di Ruang Komisi B, Kantor Sekretariat DPRD Jombang, Jalan KH Wahid Hasyim, Kamis (19/2/2026) pagi.

ADVERTISEMENT

Iklan Bos

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Forum Perangkat Daerah (PD) tersebut dihadiri 13 komponen, di antaranya OPD Sekretariat DPRD (Setwan), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperinda), Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), BPKAD, Inspektorat, FKMJ, PWI, serta DPD IWOI Jombang. Pertemuan ini membahas Rencana Kerja (Renja) Sekretariat DPRD Kabupaten Jombang Tahun 2027.

Danang Praptoko selaku pimpinan rapat menegaskan, forum tersebut bertujuan menjaring masukan, saran, usulan, sekaligus kritik konstruktif dalam rangka penyusunan Renja 2027, agar program pembangunan Pemerintah Kabupaten Jombang semakin maju dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

 

“Kami mengundang para pemangku kepentingan dalam forum perangkat daerah ini untuk meminta masukan, saran, usulan sekaligus kritik, khususnya terkait pelayanan administrasi dan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) anggota dewan dalam melayani kepentingan masyarakat luas,” ujar Danang.

Mantan ketua Bapperinda ini menambahkan, seluruh masukan yang disampaikan dalam forum tersebut akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan Renja Sekretariat DPRD Tahun 2027, selaras dengan visi-misi dan Asta Cita kepala daerah.

Dalam sesi diskusi, sejumlah perwakilan menyampaikan pandangan dan masukan. Perwakilan FKMJ, Didik, menegaskan komitmen organisasinya dalam menjaga kondusivitas daerah.

 

“Kami di FKMJ menaungi berbagai elemen masyarakat Jombang, seperti NU, Muhammadiyah, LDII, Siddiqiyah, Jamaah Sholawat Wahidiyah, penganut aliran kepercayaan, komunitas Khonghucu, budayawan, hingga gereja. Kami memiliki komitmen kuat mendukung dan menjaga Jombang tetap aman, maju, dan sejahtera,” tuturnya.

Sementara itu, perwakilan Kesbangpol menyoroti kualitas demokrasi di Jombang yang dinilai masih perlu ditingkatkan dibandingkan sejumlah daerah lain di Jawa Timur.

Dari unsur organisasi wartawan, PWI dan DPD IWOI Jombang yang diwakili Ust Mufid dan Agus Pamuji mendorong peningkatan anggaran publikasi serta penguatan layanan informasi berbasis digital.

Mufid menyampaikan pentingnya transparansi informasi terkait program legislasi daerah (prolegda), rapat paripurna, rapat dengar pendapat (RDP), hingga berbagai agenda DPRD lainnya.

 

“Publik perlu mengetahui apa saja produk legislasi yang dihasilkan DPRD setiap tahun, termasuk raperda yang dibahas dan disahkan. Digitalisasi informasi juga penting agar masyarakat mudah mengakses kinerja sekretariat maupun anggota dewan,” tegasnya.

Senada dengan itu, Agus Pamuji mengusulkan peningkatan fasilitas dan sarana pendukung di Kantor DPRD, termasuk penyediaan ruang konferensi pers yang representatif serta menghidupkan kembali program coffee morning sebagai ruang komunikasi publik.

“Program coffee morning sangat efektif sebagai solusi ketika terjadi kebuntuan komunikasi dengan pimpinan Forkopimda. Melalui forum tersebut, perwakilan masyarakat dan media dapat menyampaikan aspirasi secara langsung,” ujarnya.

Forum dialog ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam menyusun perencanaan kerja yang partisipatif, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat Kabupaten Jombang ke depan.

Dinas Kominfo siap mendukung program kerja setwan dalam perbaikan sistem digitalisasi sebagai kebutuhan informasi yang penting untuk menunjang kinerja setwan dan tugas-tugas anggota dewan dalam menyerap aspirasi publik.(Rz)

 

Komentar Anda

Penulis : Rz

Berita Terkait

MUSCAB PKB JOMBANG 2026( 7) Kadidat  Bersaing  Minggu, 5 April 2026
Ketua Bapemperda DPRD Jombang Pertanyakan Urgensi Perda Pengawasan MBG 4- Maret- 2026
Komisi A DPRD Jombang Dorong Percepatan Realisasi Koperasi Desa Merah Putih  18-02-2026
Peran Strategis Pokir dalam Perencanaan Pembangunan Daerah Redaxi:
Dituduh Minta Fee 30 Persen dari Pokir 2026, Anggota DPRD Jombang Membantah Minggu, 22 Februari 2026 
Transparansi Seleksi JPT Jombang Dipertanyakan, Isu Jual Beli Jabatan Mencuat 11 Februari 2026,
DPRD Jombang Prioritaskan Pengamanan Aset Panglungan Seluas 88,9 Ha, Program CSR Non Bujeter,   Kamis -12-Feb -2026
F-PKB Pertanyakan Sisi Strategis Pengadaan Kendaraan Dinas Kades di Jombang Rabo-11- Februari- 2026

Berita Terbaru

Peristiwa

Puluhan Motor Balap Liar Diamankan, Respons Cepat Polsek Warujayeng Jawab Keluhan Warga Senin-06-April-2026 Nganjuk-Time of Java com- Upaya keras Polsek Warujayeng dalam memberantas aksi balap liar di wilayah hukumnya membuahkan hasil. Puluhan sepeda motor yang diduga digunakan untuk balapan liar berhasil diamankan sebagai bentuk respons atas keluhan masyarakat yang masuk melalui layanan darurat 110, Senin (6/4/2026). Kegiatan penindakan ini merupakan bagian dari komitmen Polres Nganjuk dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, khususnya dari gangguan balap liar yang meresahkan masyarakat dan berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa pihaknya akan terus merespons cepat setiap aduan masyarakat, termasuk melalui layanan darurat 110. “Setiap laporan dari masyarakat, terutama yang berpotensi mengganggu keamanan dan keselamatan seperti balap liar, akan kami tindak lanjuti dengan cepat dan tegas. Ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat,” ujarnya. Dengan adanya penindakan ini, diharapkan dapat memberikan efek jera kepada para pelaku serta menciptakan rasa aman bagi masyarakat pengguna jalan, khususnya pada malam hari. Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan patroli dan penyisiran di sejumlah titik rawan yang kerap dijadikan lokasi balap liar. Puluhan kendaraan yang diamankan kemudian dibawa ke Mapolsek Warujayeng untuk dilakukan pendataan dan penindakan lebih lanjut. Kapolsek Warujayeng Kompol H. Ahmad Junaidi, S.H., menambahkan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan patroli rutin serta mengimbau masyarakat untuk tidak terlibat dalam aksi balap liar. “Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya para pemuda, untuk tidak melakukan balap liar karena sangat berbahaya. Jika menemukan adanya aktivitas tersebut, segera laporkan melalui layanan 110 agar bisa segera kami tindak lanjuti,” tegasnya. Penindakan ini menjadi wujud nyata sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan, serta diharapkan mampu menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polsek Warujayeng. (Tarmadi kohtier)

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 11:36 WIB

Ketua Bapemperda DPRD Jombang Pertanyakan Urgensi Perda Pengawasan MBG 4- Maret- 2026

Kamis, 5 Maret 2026 - 11:30 WIB

Komisi A DPRD Jombang Dorong Percepatan Realisasi Koperasi Desa Merah Putih  18-02-2026

Jumat, 27 Februari 2026 - 19:50 WIB

Peran Strategis Pokir dalam Perencanaan Pembangunan Daerah Redaxi:

Selasa, 24 Februari 2026 - 12:54 WIB

Dituduh Minta Fee 30 Persen dari Pokir 2026, Anggota DPRD Jombang Membantah Minggu, 22 Februari 2026 

Jumat, 20 Februari 2026 - 10:15 WIB

Forum Lintas OPD Bahas Renja 2027, Sekwan Jombang Serap Masukan Ormas dan Wartawan 20-Februari-2026

Berita Terbaru

Peristiwa

Puluhan Motor Balap Liar Diamankan, Respons Cepat Polsek Warujayeng Jawab Keluhan Warga Senin-06-April-2026 Nganjuk-Time of Java com- Upaya keras Polsek Warujayeng dalam memberantas aksi balap liar di wilayah hukumnya membuahkan hasil. Puluhan sepeda motor yang diduga digunakan untuk balapan liar berhasil diamankan sebagai bentuk respons atas keluhan masyarakat yang masuk melalui layanan darurat 110, Senin (6/4/2026). Kegiatan penindakan ini merupakan bagian dari komitmen Polres Nganjuk dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, khususnya dari gangguan balap liar yang meresahkan masyarakat dan berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa pihaknya akan terus merespons cepat setiap aduan masyarakat, termasuk melalui layanan darurat 110. “Setiap laporan dari masyarakat, terutama yang berpotensi mengganggu keamanan dan keselamatan seperti balap liar, akan kami tindak lanjuti dengan cepat dan tegas. Ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat,” ujarnya. Dengan adanya penindakan ini, diharapkan dapat memberikan efek jera kepada para pelaku serta menciptakan rasa aman bagi masyarakat pengguna jalan, khususnya pada malam hari. Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan patroli dan penyisiran di sejumlah titik rawan yang kerap dijadikan lokasi balap liar. Puluhan kendaraan yang diamankan kemudian dibawa ke Mapolsek Warujayeng untuk dilakukan pendataan dan penindakan lebih lanjut. Kapolsek Warujayeng Kompol H. Ahmad Junaidi, S.H., menambahkan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan patroli rutin serta mengimbau masyarakat untuk tidak terlibat dalam aksi balap liar. “Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya para pemuda, untuk tidak melakukan balap liar karena sangat berbahaya. Jika menemukan adanya aktivitas tersebut, segera laporkan melalui layanan 110 agar bisa segera kami tindak lanjuti,” tegasnya. Penindakan ini menjadi wujud nyata sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan, serta diharapkan mampu menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polsek Warujayeng. (Tarmadi kohtier)

Senin, 6 Apr 2026 - 15:55 WIB