Jombang,Time of Java.Com – Server sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) perpanjangan masa seleksi SMP di Kabupaten Jombang sempat lemot pada hari pertama, Kamis (19/6).
Namun, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang telah melakukan evaluasi pada hari berikutnya.
Plh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang Wor Windari tak menampik kendala itu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia mengatakan, server sempat lemot karena seluruh pendaftar mengakses portal yang sama secara bersamaan.
”Ya memang karena diakses bersamaan, kadang ya lemot, kadang ya tidak,” ujarnya
“Meski demikian, kendala yang dihadapi sebatas lemot dan sistem tetap bisa diakses. Menurutnya hal tersebut wajar, karena seluruh pendaftar mengakses server yang sama dalam waktu yang bersamaan. Namun, berniat untuk terus berusaha memperbaiki.
”Kami akan terus berkoordinasi dengan pengembang aplikasi, yang menangani server,” jelasnya.
Hari kedua dan seterusnya server kerja lebih stabil.
Sebab siswa hanya melakukan pemantauan atau melakukan pembatalan jika sudah dinyatakan tidak diterima di satu sekolah dan mendaftar di sekolah lain.
”Kalau hari pertama ini bisa bersamaan, pagi itu juga diakses ribuan orang, otomatis ya lemot, apalagi pemantauan peringkat biasanya dilakukan lebih intens,” papar dia.
Usai mendaftar, pemeringkatan siswa terus bergerak. Siswa diimbau melakukan pemantauan secara intensif jika berada di peringkat bawah.
”Karena pendaftaran belum ditutup, pemeringkatan sementara terus bergerak, jika ada pendaftaran baru bisa saja posisinya bergeser,” papar dia.
“Jika memilih jalur prestasi, maka pemeringkatan dilakukan berdasarkan bobot nilai. Jika jalur domisili, maka dinilai berdasarkan usia dan jarak tempat tinggal terdekat dengan sekolah.(Im)







