Jombang,Time Of Java com.
Pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Tunggorono, Kecamatan Jombang mulai menunjukkan aktivitas di lapangan. Sejumlah alat berat terlihat beroperasi di dalam lokasi proyek.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berbagai material konstruksi juga mulai berdatangan, menandai dimulainya tahapan awal pembangunan.
Berdasarkan papan proyek yang terpasang di lokasi, pekerjaan pembangunan Sekolah Rakyat ini merupakan proyek Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang dikerjakan oleh PT Waskita Karya.
Nilai kontrak tercantum sebesar Rp 1,165 triliun untuk pembangunan Sekolah Rakyat di lima daerah, yakni Kabupaten Gresik, Kota Surabaya, Kabupaten Jombang, Kabupaten Sampang, dan Kabupaten Tuban. Dengan skema tersebut, besaran anggaran khusus untuk pembangunan di Jombang tidak tercantum secara rinci.
“Kepala Bidang Tata Bangunan dan Bina Konstruksi Dinas PUPR Kabupaten Jombang, Edy Yulianto, membenarkan pekerjaan fisik proyek telah dimulai.
Saat ini, pembangunan sudah memasuki tahap awal berupa pemasangan tiang pancang. ”Pembangunan Sekolah Rakyat sudah dimulai.
Untuk pekerjaan langsung ditangani oleh Kementerian PUPR. Pemkab hanya sebagai tim teknis, di antaranya dari Dinas PUPR dan Dinas Sosial,” ujar Edy, Kamis (09/1/26 Timeofjava.
kewenangan kementerian, Pemerintah Kabupaten Jombang tidak dilibatkan dalam pengelolaan anggaran maupun penentuan jadwal secara detail.
Hal itu membuat informasi terkait nilai proyek khusus di Jombang hingga target penyelesaian tidak diketahui secara pasti oleh pemkab. ”Karena langsung dari kementerian, kami tidak mengetahui pasti kapan target selesai dan berapa besar anggarannya,” jelasnya.
Selain pekerjaan tiang pancang, sejumlah material utama telah masuk ke area proyek. ”Material sudah masuk. Pekerjaan juga sudah mulai pembesian dan pemasangan pagar,” ungkap Edy.(Im)
Penulis : Im







