Jombang,Time ofjava.com-
(5 )Kekosongan sejumlah jabatan kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Jombang memunculkan kekhawatiran kelangsungan program prioritas daerah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Yang paling mendesak, adalah pelaksanaan program Asta Cita Warsa yang juga ikut terdampak.
Namun, kini seluruh kepala OPD yang kosong itu telah ditunjuk Plt sebagai pengganti sementara dan melaksanakan roda pemerintahan.
’’Kami berharap kepala OPD (organisasi perangkat daerah) yang kosong segera diisi kepala defintif. Ini karena pembahasan APBD 2026 segera dimulai. Juga agar program-program Asta Cita Warsa bisa berjalan lancar,’’ kata Wakil Ketua DPRD Jombang, Donny Anggun, kemarin.
“Bupati Jombang Warsubi sudah menunjuk pelaksana tugas (Plt) untuk mengisi sementara jabatan strategis yang kosong.
’’Sudah ditunjuk Plt oleh abah bupati,’’ kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Jombang, Anwar, Sabtu (13/9).
Ada lima( 5)pejabat yang ditunjuk menjabat Plt.
Rinciannya, Sekretaris DPMPTSP (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu) Jombang, Joko Triono, sebagai Plt Kepala DPMTPSP Jombang.
Kepala BKPSDM, Anwar, sebagai Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jombang.
Asisten Administrasi Umum Setdakab Jombang, Syaiful Anwar, sebagai Plt Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Jombang.
Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Jombang, Purwanto, sebagai Plt Kepala Satpol PP Jombang.
’’Sementara staf ahli bupati (staf ahli pemerintahan, kesejahteraan rakyat, hukum dan politik Setdakab Jombang) tetap kosong, tidak ditunjuk Plt. Karena di sana tidak ada kegiatan langsung maupun belanja program yang berjalan,’’ (Red)







