Jombang,Timeofjava,com
Proyek pembangunan jembatan Gedung Kesenian Jombang Rp 2,3 miliar milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) naik lelang, Rabu (30/7). Usai pendampingan tim pokja klir.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
”Pendampingannya sudah selesai, dan sudah di- Launching kemarin ,” kata Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setdakab Jombang, Joko Murcoyo, Kamis (31/7).
“Paket itu sebelumnya dilakukan pendampingan oleh tim pokja bersama aparat penegak hukum (APH). Setelah dokumen dinyatakan klir, kemudian naik tender.
”Jika berjalan lancar tanpa ada kendala, proses tender diperkirakan sampai September,” imbuhnya.
Terdapat satu paket lain yang kini juga sudah naik tender. Yakni jasa konstruksi pembangunan jalan usaha tani di Desa Bakalan, Kecamatan Sumobito milik Dinas Pertanian (Disperta) Jombang dengan nilai pagu anggaran sebesar Rp 448,3 juta.
”Jadi ada dua paket (ditender), dari dinas PUPR dan disperta,” kata Joko.
Gedung Kesenian Jombang dibangun sejak tahun 2022. Menyedot anggaran Rp 3,7 miliar bersumber anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2022.
“Tahun 2023, melengkapi sarana dan prasana atau fasilitas bagian dalam gedung kesenian dengan anggaran Rp 2,5 miliar bersumber perubahaan APBD 2023.
Pada tahun 2024 lalu pemkab juga melengkapi fasilitas di antaranya pemasangan tempat Lighingldengan anggaran Rp 350 juta. (Goyek)
Penulis : Goyek







