PAD dan Anggaran Belanja Pemkab Jombang Tahun 2025 Berbanding Terbalik Kamis,03- Juli -2025 

- Editor

Sabtu, 5 Juli 2025 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

PAD dan Anggaran Belanja Pemkab

Jombang ,Timeofjava.com

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang mengungkap, angka Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada Tahun 2025 mengalami penurunan di tengah kebutuhan belanja daerah yang mencapai Rp 3,2 triliun.

ADVERTISEMENT

Iklan Bos

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pendapatan daerah Jombang terkoreksi Rp2.900.629.258.011,29 dari semula Rp2.918.815.128.764,00. Dalam artian mengalami penurunan sebesar Rp18.185.870.752,71 atau turun 0,62 persen.

Hal tersebut terungkap setelah Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jombang menggelar sidang paripurna Nota Penjelasan Bupati Jombang terkait Raperda P-APBD 2025, Rabu (2/7/2025) kemarin.

Bupati Jombang, Warsubi menyebut penurunan pendapatan disebabkan oleh penyesuaian komponen Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan transfer pendapatan.

 

“Penurunan ini terjadi karena penyesuaian pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan transfer pendapatan dari pusat. Namun, arah kebijakan anggaran tetap berpihak pada rakyat,” ucap Bupati Warsubi dalam pesan diterima, Kamis (3/7/2025).

Sementara itu, total belanja daerah berdasarkan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) tahun 2025, naik menjadi Rp3.205.076.769.637,29 atau meningkat hampir 6 persen dari rencana sebelumnya. Kenaikan terbesar tercatat pada pos belanja modal yang naik lebih dari 51 persen.

Untuk menutupi defisit akibat ketimpangan antara pendapatan dan belanja, Pemkab akan menggunakan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) tahun 2024, sebesar Rp304.447.511.626,00 secara hati-hati dan sesuai arahan presiden mengenai efisiensi anggaran.

“Tidak boleh ada anggaran yang terbuang sia-sia. Kami sudah menyetujui proses presiden dengan menerbitkan proses bupati soal penghematan,” tegas Warsubi.

Sementara itu, Ketua DPRD Jombang Hadi Atmaji mengatakan, targetnya pembahasan P-APBD ini selesai pada pertengahan bulan Juli ini.

“Setelah ini ada PU Fraksi DPRD, kemudian jawaban bupati.Terakhir nanti PA Fraksi yang digelar pada 16 Juli mendatang,” tutupnya. (Time)

Komentar Anda

Berita Terkait

Sosialisasi Program BSPS Kementerian Perumahan di Kecamatan Kesamben, Anas Burhani Tekankan Manfaat bagi Masyarakat. Kamis-30- April-2026
KPK OTT Tulungagung, 16 Orang Diamankan, Nama Bupati Ikut Terseret Sabtu-11-April-2026 
MUSCAB PKB JOMBANG 2026( 7) Kadidat  Bersaing  Minggu, 5 April 2026
Ketua Bapemperda DPRD Jombang Pertanyakan Urgensi Perda Pengawasan MBG 4- Maret- 2026
Komisi A DPRD Jombang Dorong Percepatan Realisasi Koperasi Desa Merah Putih  18-02-2026
Peran Strategis Pokir dalam Perencanaan Pembangunan Daerah Redaxi:
Dituduh Minta Fee 30 Persen dari Pokir 2026, Anggota DPRD Jombang Membantah Minggu, 22 Februari 2026 
Forum Lintas OPD Bahas Renja 2027, Sekwan Jombang Serap Masukan Ormas dan Wartawan 20-Februari-2026

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 13:57 WIB

Sosialisasi Program BSPS Kementerian Perumahan di Kecamatan Kesamben, Anas Burhani Tekankan Manfaat bagi Masyarakat. Kamis-30- April-2026

Sabtu, 11 April 2026 - 07:47 WIB

KPK OTT Tulungagung, 16 Orang Diamankan, Nama Bupati Ikut Terseret Sabtu-11-April-2026 

Minggu, 5 April 2026 - 15:48 WIB

MUSCAB PKB JOMBANG 2026( 7) Kadidat  Bersaing  Minggu, 5 April 2026

Kamis, 5 Maret 2026 - 11:36 WIB

Ketua Bapemperda DPRD Jombang Pertanyakan Urgensi Perda Pengawasan MBG 4- Maret- 2026

Kamis, 5 Maret 2026 - 11:30 WIB

Komisi A DPRD Jombang Dorong Percepatan Realisasi Koperasi Desa Merah Putih  18-02-2026

Berita Terbaru

Peristiwa

Senin, 11 Mei 2026 - 18:06 WIB

Peristiwa

Senin, 11 Mei 2026 - 17:41 WIB