Komisi B Tinjau Kinerja Perumda Panglungan: Tumbuh Positif, Tapi Belum Beri Kontribusi PAD 9 Oktober 2025

- Editor

Kamis, 9 Oktober 2025 - 17:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jombang-Timeofjava.com-

Komisi B DPRD Kabupaten Jombang kembali menyoroti kinerja Perumda Perkebunan Panglungan. Melalui rapat dengar pendapat (RDP) bersama jajaran direksi, Kamis (9/10/2025), dewan ingin memastikan arah pengelolaan perusahaan daerah itu benar-benar memberi manfaat bagi daerah, bukan sekadar laporan di atas kertas.

ADVERTISEMENT

Iklan Bos

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Perumda Perkebunan Panglungan mengaku telah mengubah strategi besar-besaran, terutama dalam sistem kerja dan efisiensi SDM.

 

“Kami ubah pola kerja. Pegawai tidak hanya di kantor, tapi juga turun ke lapangan. Saat ini yang di kantor hanya dua orang, sisanya fokus di lapangan untuk memastikan produktivitas meningkat,” ujarnya.

Untuk saat ini, lanjut Agus belum bisa memberikan kontribusi PAD karena masih menata untuk internal Perumda. ” Sebenarnya bisa namun akan mandek lagi untuk itu kita oktimalkan pembangunan SDM dna kedepannya bisa memberikan masukan PAD,” bebernya.

Sementara itu. Ketua Komisi B DPRD Jombang, Anas Burhani, menyebut pertemuan ini bagian dari upaya pengawasan terhadap BUMD yang selama ini masih dinilai belum memberikan dampak signifikan bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

9/10/25/Timeofjava.com-

“Kami melakukan RDP dengan Perumda Perkebunan Panglungan untuk mengevaluasi program-program setelah pergantian direktur. Banyak inovasi baru dikembangkan seperti penanaman tembakau dan semangka, hasilnya cukup menggembirakan,” ujar Anas.

Namun, di balik optimisme itu, DPRD tetap memberi catatan penting. Selama empat bulan terakhir, Perumda memang berhasil mencatat pendapatan Rp507 juta, dengan target menembus Rp1 miliar hingga akhir Desember 2025. Tetapi angka itu belum mencerminkan kontribusi langsung terhadap PAD, lantaran seluruh pemasukan masih digunakan untuk menyehatkan keuangan internal.

“Untuk tahun depan kemungkinan belum bisa menyumbang PAD, karena pendapatan saat ini masih dipakai untuk memulihkan kondisi perusahaan. Kalau sudah sehat, baru kita dorong agar berkontribusi nyata,” tegas Anas.

Komisi B bahkan berencana menggelar hearing lanjutan pada awal 2026 mendatang guna memastikan realisasi target dan efektivitas program yang dijalankan.

Langkah itu dinilai penting mengingat sejumlah BUMD di Jombang selama ini lebih sering membebani APBD melalui penyertaan modal, ketimbang menjadi motor ekonomi daerah.

Perusahaan juga tengah memetakan lahan produktif untuk pengembangan berbagai komoditas. Saat ini, fokus diarahkan pada penanaman jagung karena dianggap memiliki perputaran modal cepat, berbeda dengan komoditas seperti kopi yang membutuhkan waktu lebih panjang untuk panen.

Di atas kertas, langkah-langkah ini tampak menjanjikan. Tetapi publik tentu menunggu bukti konkret bahwa Perumda Panglungan bukan sekadar hidup dari penyertaan modal, melainkan mampu mandiri dan mengembalikan kepercayaan daerah terhadap kinerja BUMD.

 

“Pendapatan tumbuh positif, gaji pegawai sudah aman hingga akhir tahun. Tapi kami tetap perlu melihat sejauh mana efisiensi dan produktivitas itu berbanding lurus dengan nilai tambah bagi daerah,” pungkasnya. (Time)

Komentar Anda

Penulis : Time

Berita Terkait

Sosialisasi Program BSPS Kementerian Perumahan di Kecamatan Kesamben, Anas Burhani Tekankan Manfaat bagi Masyarakat. Kamis-30- April-2026
KPK OTT Tulungagung, 16 Orang Diamankan, Nama Bupati Ikut Terseret Sabtu-11-April-2026 
MUSCAB PKB JOMBANG 2026( 7) Kadidat  Bersaing  Minggu, 5 April 2026
Ketua Bapemperda DPRD Jombang Pertanyakan Urgensi Perda Pengawasan MBG 4- Maret- 2026
Komisi A DPRD Jombang Dorong Percepatan Realisasi Koperasi Desa Merah Putih  18-02-2026
Peran Strategis Pokir dalam Perencanaan Pembangunan Daerah Redaxi:
Dituduh Minta Fee 30 Persen dari Pokir 2026, Anggota DPRD Jombang Membantah Minggu, 22 Februari 2026 
Forum Lintas OPD Bahas Renja 2027, Sekwan Jombang Serap Masukan Ormas dan Wartawan 20-Februari-2026

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 13:57 WIB

Sosialisasi Program BSPS Kementerian Perumahan di Kecamatan Kesamben, Anas Burhani Tekankan Manfaat bagi Masyarakat. Kamis-30- April-2026

Sabtu, 11 April 2026 - 07:47 WIB

KPK OTT Tulungagung, 16 Orang Diamankan, Nama Bupati Ikut Terseret Sabtu-11-April-2026 

Minggu, 5 April 2026 - 15:48 WIB

MUSCAB PKB JOMBANG 2026( 7) Kadidat  Bersaing  Minggu, 5 April 2026

Kamis, 5 Maret 2026 - 11:36 WIB

Ketua Bapemperda DPRD Jombang Pertanyakan Urgensi Perda Pengawasan MBG 4- Maret- 2026

Kamis, 5 Maret 2026 - 11:30 WIB

Komisi A DPRD Jombang Dorong Percepatan Realisasi Koperasi Desa Merah Putih  18-02-2026

Berita Terbaru

Peristiwa

Senin, 11 Mei 2026 - 18:06 WIB

Peristiwa

Senin, 11 Mei 2026 - 17:41 WIB