Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang, Hj. Yuliati Nugrahani, menekankan pentingnya penyederhanaan pola kerja Standar Pelayanan Minimal (SPM) dalam pelaksanaan tugas kader Posyandu. 

- Editor

Senin, 23 Juni 2025 - 21:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jombang,Time of Java.Com

Hal ini ia sampaikan dalam kegiatan Bimbingan Teknis Tim Pembina Posyandu Kecamatan Mojoagung, Senin (23/6/2025), guna menghindari kebingungan di lapangan yang kerap dialami para kader.

“Posyandu sekarang tidak hanya urusan ibu dan anak, tapi sudah masuk ke enam bidang pelayanan masyarakat. Namun, kita tidak ingin ibu-ibu di lapangan bingung dengan banyaknya tugas. Karena itu, pola pikir kita harus disederhanakan: serap aspirasi, lihat kondisi nyata, dan laporkan,” ujar Yuliati.

ADVERTISEMENT

Iklan Bos

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Transformasi ini bukan hanya soal perubahan nama, tapi soal gerakan besar. Kita harus menyamakan cara pandang, mindset, dan siap menjadi motor penggerak pelayanan masyarakat lintas sektor,” tambahnya.

Ia juga menekankan bahwa kegiatan Bimtek ini harus menjadi titik awal dari perubahan nyata, bukan sekadar rutinitas administratif belaka. Keberadaan Posyandu, menurutnya, harus terus diperkuat lewat perencanaan, penganggaran yang konsisten, dan pelaksanaan yang berkelanjutan.

 

“Mari kita jadikan Posyandu sebagai pilar utama pembangunan masyarakat desa, menghadirkan pelayanan menyeluruh dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat,” tegasnya.

 

*DPMD: Serap Aspirasi Masyarakat dari Bawah*

 

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Jombang, Sholahudin, turut menegaskan pentingnya peran strategis PKK yang merangkap dalam penguatan fungsi Posyandu.

Ia menyoroti bagaimana informasi dan aspirasi dari masyarakat, khususnya dari ibu-ibu Posyandu dan kader PKK, memiliki nilai yang sangat valid dalam menentukan arah kebijakan dibanding harus mendapat informasi dari sosial media yang belum jelas kebenarannya.

 

“Jadi harapan kita, Posyandu mampu memberdayakan masyarakat dengan maksimal. Pemerintah pusat sudah menyiapkan pos-pos bidang pelayanan, tinggal bagaimana kita menyerap aspirasi di tingkat desa, menyesuaikan dengan kondisi riil,” ujarnya.

Menurut Sholahudin, koordinasi antara pemerintah desa dan kabupaten sangat penting, termasuk dalam hal validasi data. Seperti status tanah dan kondisi ekonomi masyarakat penerima manfaat. Pendekatan yang langsung ke lapangan, melalui sidak dan pelaporan, diyakini akan membuat mekanisme pelayanan publik berjalan lebih optimal.

Sholahudin menambahkan, kegiatan Bimtek ini menjadi bagian dari upaya massif Pemerintah Kabupaten Jombang untuk menyukseskan implementasi Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu.

Dalam regulasi tersebut, Posyandu diberi mandat lebih luas untuk menjalankan fungsi pelayanan dasar berbasis desa secara terpadu.

“Dengan semangat kolaborasi lintas sektor, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong Posyandu menjadi pilar transformasi sosial di tingkat akar rumput,” jelasnya.

Peserta Bimtek terdiri dari jajaran Tim Pembina Posyandu tingkat kabupaten dan kecamatan, TP PKK desa se-Kecamatan Mojoagung, serta para kader yang menjadi garda terdepan dalam pelayanan masyarakat.(Red)

Komentar Anda

Editor : Djoko Usodo

Berita Terkait

Masyarakat dan Pemuda Jombang Rukun Bersatu  (PJR BERSATU) Tegas Tolak Pembangunan Tower BTS Ilegal. Penulis: DV PJRB
Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30, Jombang Siap Bersinergi Wujudkan Asta Cita. 27-4-2026
​Disdagrin Jombang buka lelang ulang sewa parkir & toilet Sentra PKL Ahmad Dahlan mulai 22-24 April 2026. 21-April -2026
Perkuat Integritas ASN Pemkab Jombang Gandeng KPK Gelar Sosialisasi Pengendalian Gratifikasi.
Wujudkan Kenyamanan Bersama:Apresiasi Masyarakat Atas Penataan PKL ALON-ALON JOMBANG 13-April-2026
SMA NEGERI I PRAMBON NGANJUK KERJA BAKTI SERENTAK DALAM RANGKA MEMPERINGATI HARI JADI KABUPATEN NGANJUK KE 1089
Pemkab Jombang Sterilkan Zona Merah dari PKL, Kawasan Alun-Alun Kini Lebih Tertib dan Nyaman

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 08:10 WIB

Masyarakat dan Pemuda Jombang Rukun Bersatu  (PJR BERSATU) Tegas Tolak Pembangunan Tower BTS Ilegal. Penulis: DV PJRB

Senin, 27 April 2026 - 16:57 WIB

Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30, Jombang Siap Bersinergi Wujudkan Asta Cita. 27-4-2026

Rabu, 22 April 2026 - 13:57 WIB

​Disdagrin Jombang buka lelang ulang sewa parkir & toilet Sentra PKL Ahmad Dahlan mulai 22-24 April 2026. 21-April -2026

Sabtu, 18 April 2026 - 19:35 WIB

Perkuat Integritas ASN Pemkab Jombang Gandeng KPK Gelar Sosialisasi Pengendalian Gratifikasi.

Kamis, 16 April 2026 - 20:57 WIB

Berita Terbaru

Peristiwa

Senin, 11 Mei 2026 - 18:06 WIB

Peristiwa

Senin, 11 Mei 2026 - 17:41 WIB