ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Jombang,Time of Java.com
DPRD Kabupaten Jombang menggelar rapat paripurna dengan agenda menyampaikan jawaban bupati atas pandangan umum fraksi-fraksi terhadaprancangan peraturan daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029, Senin (23/6).Timeofjava.com
Setelah paripurna dibuka Ketua DPRD Jombang, Hadi Atmaji, Bupati Warsubi dan Wakil Bupati Salmanudin Yazid memberikan jawaban secara bergantian.
“Bupati Warsubi menjawab pertanyaan dari Fraksi PDI Perjuangan melalui tahapan RPJMD yang masih bersifat umum.
Dia menjelaskan, pentahapan dalam RPJMD merupakan arah kebijakan dalam rangka mewujudkan visi misi bupati dan wakil bupati.
”Dalam setiap tahap sudah ditentukan prioritas utama yang akan dilakukan pada setiap tahun dan menjadi acuan dalam penyusunan RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah),” katanya.
Dia juga menanggapi masukan terkait pembangunan infrastruktur.
Warsubi sepakat bahwa pembangunan infrastruktur harus memprioritaskan sektor-sektor yang meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan berdampak pada peningkatan taraf kehidupan masyarakat.
”Pembangunan infrastruktur harus menghubungkan pusat kegiatan dengan jaringan jalan kabupaten, provinsi, dan nasional,” imbuhnya.
Asta cita juga terdapat program prioritas pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat melalui jaminan kesehatan nasional (JKN), pelayanan posyandu sesuai standar melalui pemberdayaan masyarakat desa. Perlindungan untuk balita, ibu hamil dan menyusui.
Pelayanan kesehatan ibu dan anak termasuk pemberian susu, pemberian makanan tambahan (PMT), dan imunisasi.
”Pemantauan tumbuh kembang dan penyuluhan kesehatan diharapkan dapat meningkatkan angka kesehatan masyarakat dan mempercepat angka penurunan prevalensi stunting ,” bebernya.
Ketua DPRD Jombang, Hadi Atamji, mengatakan, seluruh fraksi di DPRD telah menerima jawaban tersebut dan akan melanjutkan proses pembahasan. ”Semua fraksi menerima jawaban bupati,” terangnya.(Red)







