Jombang,TimeOf Java com-
Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Jombang kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat peran Karang Taruna sebagai organisasi kepemudaan di tingkat desa dan kelurahan. Melalui kegiatan pembinaan yang digelar mulai 27 Oktober 2025 hingga 30 Desember 2025, Dinsos berupaya meningkatkan kualitas, kapasitas, serta kontribusi Karang Taruna dalam mendukung pembangunan sosial, ekonomi, dan kemasyarakatan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Acara pembinaan tersebut resmi dibuka oleh Asisten 1 Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Jombang, Drs. Purnomo, M.KP. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Karang Taruna memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah daerah, terutama dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, pemberdayaan sosial, serta pembangunan sumber daya manusia di tingkat akar rumput.

“Karang Taruna adalah ujung tombak pemerintah dalam membangun generasi muda yang berkualitas dan berdaya saing. Melalui pembinaan ini, kami berharap Kartar di seluruh desa dan kelurahan mampu menjadi mitra aktif yang mendukung berbagai program pemerintah,” tegas Purnomo.17/11)25 Timeofjava.com-9
“Kegiatan pembinaan ini menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten, di antaranya Kepala Dinas Sosial Jombang, Agung Hariadi, ST., MM., serta psikolog Supirmans, S.Psi., yang juga merupakan Ketua Karang Taruna Kabupaten Jombang. Para peserta, yang merupakan perwakilan dari berbagai kecamatan, mendapatkan materi mendalam terkait manajemen organisasi, administrasi, penguatan peran sosial, hingga pengembangan soft skill dan karakter kepemudaan.
Kadinsos Jombang, Agung Hariadi, dalam paparannya menekankan pentingnya peningkatan kapasitas pemuda sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan. Menurutnya,( Kartar) Karang Taruna tidak hanya berfungsi sebagai organisasi kegiatan pemuda, tetapi juga harus memiliki peran aktif dalam pembangunan ekonomi kreatif, kegiatan sosial, hingga penguatan nilai-nilai kebhinekaan dan ketahanan sosial di masyarakat.

“Pembinaan ini bukan sekadar untuk menambah pengetahuan, tetapi juga membekali para kader dengan keterampilan teknis yang dapat mereka terapkan dalam kegiatan organisasi. Kartar harus mampu menjadi motor penggerak perubahan sosial dan berkontribusi nyata bagi lingkungan sekitarnya,” jelas Agung.
Sementara itu, Supirmans, S.Psi., memberikan materi terkait psikologi kepemudaan, dinamika organisasi, dan teknik membangun kekompakan tim. Ia menekankan bahwa kekuatan utama Karang Taruna berada pada solidaritas dan semangat kebersamaan antaranggota.
“Pemuda harus mampu berpikir kreatif, adaptif, serta menjunjung tinggi etika sosial. Kartar adalah wadah terbaik untuk membentuk karakter dan kepemimpinan generasi muda yang berintegritas,” ujar Supirmans saat memberikan arahan.
Selama kegiatan berlangsung, peserta juga mengikuti sesi pelatihan administrasi organisasi, perencanaan program kerja, pengelolaan anggaran sederhana, serta penguatan jaringan kerja sama dengan pihak desa, kelurahan, dan pemerintah daerah. Diharapkan, setelah mengikuti pembinaan ini, setiap perwakilan Karang Taruna dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh ke dalam kegiatan nyata di wilayah masing-masing.
Dengan adanya pembinaan jangka panjang ini, Dinsos Jombang berharap Karang Taruna semakin profesional, aktif, dan inovatif dalam menjalankan peran sebagai mitra pemerintah. Pembangunan di tingkat desa dan kelurahan pun diharapkan berjalan lebih sinergis, khususnya pada bidang ekonomi, sosial, dan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pemerintah daerah menaruh perhatian besar pada pemberdayaan pemuda sebagai pilar pembangunan. Karang Taruna diharapkan terus tumbuh menjadi organisasi yang berdaya, mandiri, dan berkontribusi dalam menciptakan masyarakat Jombang yang semakin sejahtera dan berkemajuan.(DD/ Red)







