Ambulans Terhambat di CFD, DPRD Minta Pemkab Jombang Segera Evaluasi dan Tetapkan Jalur Darurat Jumat, 4 Juli 2025

- Editor

Sabtu, 5 Juli 2025 - 23:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jombang,Timeofjava.com

Insiden terhambatnya ambulans saat melintasi kawasan Car Free Day (CFD) di sekitar RSUD Jombang yang mengakibatkan meninggalnya seorang pasien kritis, menuai sorotan tajam, termasuk dari kalangan legislatif.

ADVERTISEMENT

Iklan Bos

SCROLL TO RESUME CONTENT

Anggota DPRD Jombang dari Fraksi PPP, Muhammad Isomuddin Haidar, menyatakan keprihatinannya atas kejadian yang terjadi pada Minggu (30/6/2025) pagi tersebut. Ia menegaskan bahwa insiden ini harus menjadi pelajaran penting bagi semua pihak.

 

“Ambulans adalah kendaraan prioritas yang wajib didahulukan dalam situasi darurat apapun. Ini menjadi pengingat bahwa kegiatan publik seperti CFD harus tetap menjamin akses darurat,” ujar Gus Haidar, sapaan akrabnya, saat dikonfirmasi Kamis (3/7/2025).

Sebagai anggota Komisi B yang membidangi infrastruktur dan layanan publik, Haidar mendesak Pemkab Jombang untuk segera menetapkan jalur darurat permanen di area CFD, terutama di sekitar RSUD yang menjadi pusat layanan kesehatan utama di Jombang.

 

“Tetapkan emergency lane permanen yang selalu steril dari aktivitas warga dan pedagang, agar ambulans dan kendaraan prioritas bisa melintas kapan saja,” tegasnya.4/7/25

Ia juga mendorong Pemkab mencontoh pengelolaan CFD di kota-kota besar yang dinilai lebih terorganisir dan memiliki sistem jalur darurat yang jelas.

 

“Kalau kita lihat di kota-kota besar, mereka punya jalur darurat khusus saat CFD. Kita bisa belajar dari situ agar pelaksanaan CFD di Jombang lebih aman dan humanis,” tambah Pengasuh Ponpes Baitussaam, Mojoduwur, Mojowarno itu.

Menurutnya, insiden ini harus menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan publik yang menyangkut keselamatan warga. Ia memastikan DPRD akan terus mengawal proses evaluasi yang tengah dilakukan Pemkab.

Sebelumnya, Pemkab Jombang menyatakan akan melakukan evaluasi bersama lintas OPD, termasuk Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan Kepolisian, pasca-keluhan warga Sumobito yang kehilangan suaminya akibat keterlambatan ambulans mencapai RSUD saat CFD berlangsung.(Im)

Komentar Anda

Berita Terkait

Sosialisasi Program BSPS Kementerian Perumahan di Kecamatan Kesamben, Anas Burhani Tekankan Manfaat bagi Masyarakat. Kamis-30- April-2026
KPK OTT Tulungagung, 16 Orang Diamankan, Nama Bupati Ikut Terseret Sabtu-11-April-2026 
MUSCAB PKB JOMBANG 2026( 7) Kadidat  Bersaing  Minggu, 5 April 2026
Ketua Bapemperda DPRD Jombang Pertanyakan Urgensi Perda Pengawasan MBG 4- Maret- 2026
Komisi A DPRD Jombang Dorong Percepatan Realisasi Koperasi Desa Merah Putih  18-02-2026
Peran Strategis Pokir dalam Perencanaan Pembangunan Daerah Redaxi:
Dituduh Minta Fee 30 Persen dari Pokir 2026, Anggota DPRD Jombang Membantah Minggu, 22 Februari 2026 
Forum Lintas OPD Bahas Renja 2027, Sekwan Jombang Serap Masukan Ormas dan Wartawan 20-Februari-2026

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 13:57 WIB

Sosialisasi Program BSPS Kementerian Perumahan di Kecamatan Kesamben, Anas Burhani Tekankan Manfaat bagi Masyarakat. Kamis-30- April-2026

Sabtu, 11 April 2026 - 07:47 WIB

KPK OTT Tulungagung, 16 Orang Diamankan, Nama Bupati Ikut Terseret Sabtu-11-April-2026 

Minggu, 5 April 2026 - 15:48 WIB

MUSCAB PKB JOMBANG 2026( 7) Kadidat  Bersaing  Minggu, 5 April 2026

Kamis, 5 Maret 2026 - 11:36 WIB

Ketua Bapemperda DPRD Jombang Pertanyakan Urgensi Perda Pengawasan MBG 4- Maret- 2026

Kamis, 5 Maret 2026 - 11:30 WIB

Komisi A DPRD Jombang Dorong Percepatan Realisasi Koperasi Desa Merah Putih  18-02-2026

Berita Terbaru

Peristiwa

Senin, 11 Mei 2026 - 18:06 WIB

Peristiwa

Senin, 11 Mei 2026 - 17:41 WIB