Jombang,Time Of Java.Com
Pemkab Jombang serius mempersiapkan gedung permanen untuk Sekolah Rakyat di terminal khusus angkutan barang Desa Tunggorono, Kecamatan Jombang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Aset itu akan diuruk sebelum gedung mulai dibangun.
Anggaran disiapkan melalui APBD 2025. Kebutuhannya diperkirakan Rp 9 miliar Perubahan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jombang, Bayu Pancoroadi, menjelaskan, mereka membantu Dinas Sosial (Dinsos) Jombang menyiapkan pembangunan gedung Sekolah Rakyat.
Di antaranya pengurukan lahan di aset terminal barang.
”Rencananya sudah siap P-APBD, sekarang menunggu persetujuan DPRD Jombang,” kata Bayu, Rabu (18/6).Time of Java.Com
Di terminal barang belum semua lahan rata. Sebagian masih berupa sawah. Sehingga, sebelum dibangun gedung Sekolah Rakyat, pemkab akan melakukan pengurukan terlebih dahulu.
Untuk kegiatan itu dibutuhkan anggaran sekitar Rp 9 miliar.
”Kebutuhannya Rp 9 miliar untuk pengurukan saja. Anggaran akan diletakkan di dinas PUPR, otomatis kami yang akan mengeksekusi,” imbuhnya.
Namun demikian, untuk sementara ini masih menunggu hingga P-APBD didok terlebih dahulu. ”Entri SIPD (sistem informasi pemerintah daerah) juga sebenarnya belum.
Jadi secara global akan disetujui terlebih dahulu, misalnya anggarannya berapa. Setelah didok, baru kami masuk di SIPD,” paparnya.
Terminal barang seluas 5,1 hektar. Untuk sementara ini baru 1,6 hektare yang sudah diuruk dan kini dipakai untuk parkir kendaraan besar. Sisanya, atau lahan seluas 3,5 hektare belum dilakukan perkerasan, masih berupa sawah.(Time)







