Jombang,Timeofjava.com
Tanggul Kali Kabuh di Desa Pandanblole, Kecamatan Ploso, Jombang yang jebol akibat banjir pertengahan November lalu, hingga kini belum mendapat penanganan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penanganan sementara menunggu giliran karena alat berat dan personel terfokus pada titik-titik yang dinilai lebih mendesak.
Kepala Dinas PUPR Jombang Bayu Pancoroadi melalui Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Sultoni mengatakan, pihaknya masih melakukan pendataan.
“Sementara belum ke sana (Desa Pandanblole), kita data terlebih dahulu. Teman-teman fokus ke penanganan yang lebih mendesak. Alat berat juga kami bagi,” kata Sultoni.
Beberapa lokasi yang kini tengah ditangani antara lain Desa Karangpakis, Kecamatan Kabuh, dan Dusun Sambigelar Desa Pojokkulon, Kecamatan Kesamben.
Menurut Sultoni, di lokasi tersebut banjir sering terjadi sehingga membutuhkan alat berat.
Penanganan tanggul Bendungan Wadung di Desa Tanjungwadung, Kecamatan Kabuh, juga sudah selesai.
”Alatnya sudah bergeser ke titik lain yang lebih urgent . Jadi memang disebar alat kita. Kategori sangat berat istilahnya kita tangani sebisa kami,” ujar Sultoni.
Sebelumnya, banjir yang melanda sejumlah wilayah di utara Brantas beberapa waktu lalu masih menyisakan kekhawatiran warga.
Warga Desa Pandanblole, Kecamatan Ploso terancam banjir susulan karena kondisi tanggul jebol di wilayahnya belum diperbaiki.(Red)







