Jombang-Timeofjava.com
Pemerintah Kabupaten Jombang mulai mematangkan persiapan pelaksanaan proyek strategis infrastruktur Tahun Anggaran 2026. Sejumlah tahapan teknis disiapkan sejak awal tahun guna memastikan proses pengadaan hingga pelaksanaan fisik dapat berjalan sesuai jadwal.
Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Pemkab Jombang menargetkan tahapan perencanaan teknis rampung pada Februari 2026. Setelah itu, proses pengadaan atau lelang proyek direncanakan dapat dimulai pada Maret 2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pelaksana Tugas Kepala Dinas PUPR Kabupaten Jombang, Imam Bustomi, melalui Kepala Bidang Bina Marga Agung Setiaji, menyampaikan bahwa saat ini pihaknya masih fokus pada pematangan dokumen perencanaan bersama konsultan.
“Dalam waktu dekat, kami akan melakukan pembahasan teknis bersama konsultan perencana agar seluruh dokumen sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Agung Setiaji, Rabu, 28 Januari 2026.
“Ia menjelaskan, setelah seluruh perencanaan teknis dinyatakan siap, Dinas PUPR akan berkoordinasi dengan Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Sekretariat Daerah untuk memulai proses lelang.
“Jika seluruh tahapan berjalan lancar, pengadaan dapat dilaksanakan pada Maret, sehingga pekerjaan fisik bisa dimulai pada bulan berikutnya,” ujarnya.
Pada Tahun Anggaran 2026, Pemkab Jombang menyiapkan anggaran sekitar Rp13,5 miliar untuk mendukung sejumlah proyek infrastruktur jalan.
Beberapa ruas yang masuk dalam rencana pekerjaan antara lain peningkatan Jalan Mojolegi–Panglungan dengan anggaran Rp2 miliar, peningkatan Jalan Mojoagung–Mojoduwur sebesar Rp2,99 miliar, serta rekonstruksi Jalan Made–Asemgede senilai Rp2,89 miliar.
Selain itu, Dinas PUPR juga merencanakan rekonstruksi Jalan Gebangbunder di Kecamatan Plandaan dengan pagu Rp2,87 miliar serta peningkatan Jalan Cukir–Mojowarno sebesar Rp2,8 miliar.
Agung menegaskan, hingga saat ini seluruh paket pekerjaan tersebut masih berada pada tahap perencanaan dan belum memasuki proses tender,
“Semua proyek strategis masih kami siapkan dari sisi perencanaan teknis,” katanya.
Ia menambahkan, setelah kajian teknis diselesaikan, tahapan pengadaan akan segera dilanjutkan sesuai mekanisme yang berlaku.
“Target kami, dalam waktu sekitar dua bulan perencanaan selesai dan bisa masuk ke tahap lelang,” ucapnya, menegaskan.(Im)
Penulis : Im







