Jombang-Time of java.com-
Dalam kurun waktu dua pekan terakhir, Pemerintah Kabupaten Jombang terus memperkuat infrastruktur daerah melalui skema pemeliharaan rutin. Tim mandor Dinas PUPR Pemkab Jombang bergerak masif melakukan perbaikan ruas jalan kabupaten guna menjaga kondisi tetap mantap dan aman bagi pengguna jalan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bustomi, Plt Kepala Dinas PUPR Jombang menyampaikan kalau kegiatan ini merupakan upaya konkret pemerintah daerah dalam merespons kerusakan jalan skala kecil secara cepat. Penanganan dilakukan dengan menggunakan material yang disesuaikan dengan kebutuhan lapangan, yakni Coldmix dan Lapis Penetrasi Makadam (Lapen), tutur Bastomi.
Pemeliharaan rutin tersebut mencakup wilayah kerja Ploso difokuskan di enam ruas utama, jalur Tapen – Sumberteguh, Jatigedong – Tapen, hingga perbatasan Kabupaten Mojokerto di Ngusikan. Pengerjaan menggunakan metode Lapen, sementara ruas Kabuh – Tapen dan Ploso – Munung menggunakan Coldmix.
Wilayah Kerja Jombang di pusat kota dan sekitarnya, terdapat 12 ruas jalan yang telah tuntas dilakukan penambalan menggunakan Coldmix. Beberapa jalur strategis tersebut meliputi Cukir – Godong, Denanyar – Megaluh, hingga Tembelang – Kedungotok.
Wilayah Kerja Mojoagung tim Mandor Jalan menangani 11 ruas di wilayah timur, termasuk akses penghubung antar kecamatan Betek – Sumobito, Mojoagung – Mojoduwur, dan jalur perbatasan kota hingga batas Kabupaten Mojokerto. Penanganan menggunakan material Coldmix.
Wilayah Kerja Ngoro kawasan selatan dan dataran tinggi juga tidak luput dari pemeliharaan. Sebanyak 11 ruas jalan diperbaiki, mulai dari jalur wisata Bareng – Wonosalam, Ngoro – Bareng, hingga Wonosalam – Jabung yang mendapatkan penanganan Lapen.
Mandor Jalan kami setiap hari melaksanakan pemeliharaan rutin di berbagai titik. Rekapitulasi pengerjaan sejak 28 Januari hingga 9 Februari 2026 menunjukkan sebaran perbaikan yang merata di empat wilayah kerja utama. Mobilitas tim mandor jalan bertujuan untuk mencegah kerusakan jalan yang lebih luas akibat beban kendaraan maupun faktor cuaca.
“Dengan pemeliharaan rutin yang konsisten, Dinas PUPR Jombang berupaya memastikan distribusi barang dan mobilitas masyarakat tetap lancar serta meminimalisir risiko kecelakaan akibat jalan berlubang,” tutup Kadis Bustomi.(Red).







