PEKAN BUDAYA “CHINDE LARAS” MERIAHKAN KELURAHAN JOMBATAN,KABUPATRN KOMBANG. Sabtu-5- juli-2025

- Editor

Sabtu, 5 Juli 2025 - 15:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jombang,Time of Java.com

Suasana penuh semangat dan warna-warni kebudayaan lokal mewarnai Kelurahan Jombatan, Kecamatan Jombang, pada Sabtu (tanggal disesuaikan). Ribuan warga memadati Dusun Geneng Gang 3, tepatnya di Jalan Bali, Jombang, untuk menyaksikan rangkaian acara Pekan Budaya bertema “CHINDE LARAS”. Acara ini diikuti oleh sembilan RW  Antara Lain Dusun  Jombatan,Dusun Kauman , Dusun Geneng se-Kelurahan Jombatan dan menampilkan kekayaan tradisi, kreativitas warga, serta semangat kebersamaan yang luar biasa.

ADVERTISEMENT

Iklan Bos

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pawai Budaya menjadi puncak acara pada hari itu. Kemeriahan dimulai sejak pagi hari dengan arak-arakan dari masing-masing RW yang menampilkan busana adat, pertunjukan seni, hingga mobil hias bertema budaya nusantara. Setiap RW berkompetisi secara sehat untuk menampilkan yang terbaik, mulai dari kreasi seni rupa, tarian daerah, hingga pertunjukan teatrikal yang sarat makna lokal.

“Pawai budaya tersebut secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jombang, Agus Purnomo, SH, M.Si. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif warga Kelurahan Jombatan dalam melestarikan budaya dan mempererat nilai-nilai kebhinekaan melalui kegiatan seperti ini.Sabtu/4/7/25 Time of Java.com

“Budaya adalah identitas bangsa. Kegiatan seperti ini bukan hanya ajang hiburan, tapi juga bentuk nyata cinta masyarakat terhadap warisan leluhur. Kami sangat mendukung dan berharap bisa menjadi agenda tahunan,” ujar Agus Purnomo disambut tepuk tangan warga.

“Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jombang Wor Windari, Jombang, yang dalam kesempatan itu menegaskan pentingnya edukasi budaya sejak usia dini.

Keterlibatan pelajar dan generasi muda dalam kegiatan ini sangat penting. Mereka adalah penerus budaya bangsa,” tegasnya.

 

“Hadir pula Camat Jombang,  Drs,Heri Prayitno, yang mengapresiasi kolaborasi antar-RW di wilayah Kelurahan Jombatan. Menurutnya, kegiatan semacam ini turut memperkuat harmonisasi sosial serta membangkitkan semangat gotong royong.

 

“Sebagai tuan rumah, Lurah Jombatan, Indra Pratama S.STP. menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak. Ia menuturkan bahwa tema “Chinde Laras “dipilih sebagai simbol keharmonisan dan keindahan dalam keberagaman budaya lokal.

 

“Chinde Laras” menggambarkan semangat masyarakat Jombatan yang hidup rukun dalam perbedaan, bersatu dalam budaya,” jelas Indra.

Kegiatan ini bukan hanya dimeriahkan dengan pawai budaya, namun juga dirangkai dengan bazar UMKM lokal, panggung hiburan rakyat,  Jantung Sehat ,Penghajian.(KH. Zulfikar Damam Ikhwanto),dan lomba-lomba tradisional. Para pelaku usaha kecil turut memamerkan produk kuliner dan kerajinan tangan yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

“Warga dari berbagai RW tampak antusias, tak hanya sebagai peserta namun juga sebagai penonton yang memadati area sepanjang Jalan Bali. Tak sedikit yang membawa serta keluarga dan anak-anak mereka, menjadikan suasana semakin meriah dan penuh kekeluargaan.

 

Pekan Budaya “Chinde Laras” di Jombatan bukan sekadar ajang perayaan, melainkan momentum penting untuk mempererat solidaritas sosial, membangun rasa bangga terhadap budaya sendiri, serta melibatkan seluruh lapisan masyarakat dalam kegiatan positif dan membangun.

 

“Acara ditutup dengan pertunjukan kolosal tari tradisional yang melibatkan ratusan warga dari sembilan RW, menjadi simbol semangat gotong royong dan cinta budaya yang terus hidup di tengah masyarakat Kelurahan Jombatan Jombang.(Red)

 

Komentar Anda

Berita Terkait

Jumlah Siswa SD Negeri di Jombang Terus Menurun Sejak 2022, Apa Penyebabnya? Sabtu-4-April -2026
GAN Sosialisasikan Bahaya Narkoba dan Bullying di SMAN 2 Jombang Kamis-2 -April-2026
Tadarrus Al-Qur’an Siswa SD se-Kabupaten Jombang Digelar Perdana, Perkuat Karakter Religius 23 Februari/ 6 Maret-2026
Disdikbud Jombang Gelar Sosialisasi Pemutakhiran Data Sarpras SD, Operator Dapodik Diminta Jaga Akurasi 11-Februai-2026
Disdikbud Jombang Gelar Sosialisasi Pemutakhiran Data Sarpras SD, Operator Dapodik Diminta Jaga Akurasi 11-Februari-2026 Jombang-Timeofjava com- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang menggelar Sosialisasi dan Verifikasi Pemutakhiran Data Sarana dan Prasarana (Sarpras) Sekolah Dasar (SD), Rabu pagi (11/2/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula 1 Disdikbud Jombang tersebut diikuti oleh para operator Data Pokok Pendidikan (Dapodik) tingkat SD dari seluruh wilayah Kabupaten Jombang. Acara dibuka oleh Kepala Bidang Pembinaan SD Disdikbud Jombang, Rhendra Kusuma. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya ketelitian dan tanggung jawab dalam pengisian serta pemutakhiran data pada sistem Dapodik. Menurutnya, data siswa maupun data kelembagaan yang tercatat dalam Dapodik harus benar-benar sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Hal ini karena data tersebut menjadi dasar berbagai kebijakan di bidang pendidikan. “Data siswa dan data lembaga pada Dapodik harus benar-benar valid sesuai dengan kenyataan yang ada. Data itu dijadikan acuan dalam pemberian bantuan, penerbitan ijazah elektronik (e-ijazah), dan berbagai layanan pendidikan lainnya,” tegas Rhendra. Ia menambahkan, ketidaksesuaian data dapat berdampak pada terhambatnya layanan pendidikan bagi sekolah maupun peserta didik. Karena itu, peran operator Dapodik dinilai sangat strategis dalam menjaga kualitas dan validitas data pendidikan. Dalam kegiatan tersebut, turut hadir sebagai narasumber Ahmad Jalalludin. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan teknis verifikasi dan pemutakhiran data sarana prasarana sekolah. Materi yang disampaikan meliputi kesesuaian kondisi bangunan sekolah, ruang kelas, fasilitas pendukung, hingga kelengkapan data sarpras yang harus diperbarui secara berkala dalam sistem Dapodik. Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan para operator sekolah memiliki pemahaman yang sama terkait pentingnya akurasi data serta mampu melakukan pemutakhiran sesuai prosedur yang berlaku. Dengan data yang valid dan mutakhir, perencanaan program serta penyaluran bantuan pendidikan di Kabupaten Jombang diharapkan dapat berjalan lebih tepat sasaran dan efektif.(Andyk)
Disdikbud Jombang Gelar Sosialisasi Pemutakhiran Data Sarpras SD, Operator Dapodik Diminta Jaga Akurasi 11-Februari-2026 Jombang-Timeofjava com- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang menggelar Sosialisasi dan Verifikasi Pemutakhiran Data Sarana dan Prasarana (Sarpras) Sekolah Dasar (SD), Rabu pagi (11/2/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula 1 Disdikbud Jombang tersebut diikuti oleh para operator Data Pokok Pendidikan (Dapodik) tingkat SD dari seluruh wilayah Kabupaten Jombang. Acara dibuka oleh Kepala Bidang Pembinaan SD Disdikbud Jombang, Rhendra Kusuma. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya ketelitian dan tanggung jawab dalam pengisian serta pemutakhiran data pada sistem Dapodik. Menurutnya, data siswa maupun data kelembagaan yang tercatat dalam Dapodik harus benar-benar sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Hal ini karena data tersebut menjadi dasar berbagai kebijakan di bidang pendidikan. “Data siswa dan data lembaga pada Dapodik harus benar-benar valid sesuai dengan kenyataan yang ada. Data itu dijadikan acuan dalam pemberian bantuan, penerbitan ijazah elektronik (e-ijazah), dan berbagai layanan pendidikan lainnya,” tegas Rhendra. Ia menambahkan, ketidaksesuaian data dapat berdampak pada terhambatnya layanan pendidikan bagi sekolah maupun peserta didik. Karena itu, peran operator Dapodik dinilai sangat strategis dalam menjaga kualitas dan validitas data pendidikan. Dalam kegiatan tersebut, turut hadir sebagai narasumber Ahmad Jalalludin. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan teknis verifikasi dan pemutakhiran data sarana prasarana sekolah. Materi yang disampaikan meliputi kesesuaian kondisi bangunan sekolah, ruang kelas, fasilitas pendukung, hingga kelengkapan data sarpras yang harus diperbarui secara berkala dalam sistem Dapodik. Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan para operator sekolah memiliki pemahaman yang sama terkait pentingnya akurasi data serta mampu melakukan pemutakhiran sesuai prosedur yang berlaku. Dengan data yang valid dan mutakhir, perencanaan program serta penyaluran bantuan pendidikan di Kabupaten Jombang diharapkan dapat berjalan lebih tepat sasaran dan efektif.(Andyk)
Tadarrus Al-Qur’an Siswa SD se-Kabupaten Jombang Digelar Perdana, Perkuat Karakter Religius 26-Februari2026
*Kapolres Jombang Ajak Pelajar Siapkan Diri Menuju Indonesia Emas 2045 dan Hindari Kenakalan Remaja*

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 17:45 WIB

Jumlah Siswa SD Negeri di Jombang Terus Menurun Sejak 2022, Apa Penyebabnya? Sabtu-4-April -2026

Kamis, 2 April 2026 - 15:06 WIB

GAN Sosialisasikan Bahaya Narkoba dan Bullying di SMAN 2 Jombang Kamis-2 -April-2026

Kamis, 12 Maret 2026 - 16:53 WIB

Tadarrus Al-Qur’an Siswa SD se-Kabupaten Jombang Digelar Perdana, Perkuat Karakter Religius 23 Februari/ 6 Maret-2026

Kamis, 12 Maret 2026 - 16:13 WIB

Disdikbud Jombang Gelar Sosialisasi Pemutakhiran Data Sarpras SD, Operator Dapodik Diminta Jaga Akurasi 11-Februai-2026

Kamis, 12 Maret 2026 - 16:04 WIB

Disdikbud Jombang Gelar Sosialisasi Pemutakhiran Data Sarpras SD, Operator Dapodik Diminta Jaga Akurasi 11-Februari-2026 Jombang-Timeofjava com- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang menggelar Sosialisasi dan Verifikasi Pemutakhiran Data Sarana dan Prasarana (Sarpras) Sekolah Dasar (SD), Rabu pagi (11/2/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula 1 Disdikbud Jombang tersebut diikuti oleh para operator Data Pokok Pendidikan (Dapodik) tingkat SD dari seluruh wilayah Kabupaten Jombang. Acara dibuka oleh Kepala Bidang Pembinaan SD Disdikbud Jombang, Rhendra Kusuma. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya ketelitian dan tanggung jawab dalam pengisian serta pemutakhiran data pada sistem Dapodik. Menurutnya, data siswa maupun data kelembagaan yang tercatat dalam Dapodik harus benar-benar sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Hal ini karena data tersebut menjadi dasar berbagai kebijakan di bidang pendidikan. “Data siswa dan data lembaga pada Dapodik harus benar-benar valid sesuai dengan kenyataan yang ada. Data itu dijadikan acuan dalam pemberian bantuan, penerbitan ijazah elektronik (e-ijazah), dan berbagai layanan pendidikan lainnya,” tegas Rhendra. Ia menambahkan, ketidaksesuaian data dapat berdampak pada terhambatnya layanan pendidikan bagi sekolah maupun peserta didik. Karena itu, peran operator Dapodik dinilai sangat strategis dalam menjaga kualitas dan validitas data pendidikan. Dalam kegiatan tersebut, turut hadir sebagai narasumber Ahmad Jalalludin. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan teknis verifikasi dan pemutakhiran data sarana prasarana sekolah. Materi yang disampaikan meliputi kesesuaian kondisi bangunan sekolah, ruang kelas, fasilitas pendukung, hingga kelengkapan data sarpras yang harus diperbarui secara berkala dalam sistem Dapodik. Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan para operator sekolah memiliki pemahaman yang sama terkait pentingnya akurasi data serta mampu melakukan pemutakhiran sesuai prosedur yang berlaku. Dengan data yang valid dan mutakhir, perencanaan program serta penyaluran bantuan pendidikan di Kabupaten Jombang diharapkan dapat berjalan lebih tepat sasaran dan efektif.(Andyk)

Berita Terbaru

Peristiwa

Senin, 11 Mei 2026 - 18:06 WIB

Peristiwa

Senin, 11 Mei 2026 - 17:41 WIB