Jombang,Time of Java.com
Suasana penuh semangat dan warna-warni kebudayaan lokal mewarnai Kelurahan Jombatan, Kecamatan Jombang, pada Sabtu (tanggal disesuaikan). Ribuan warga memadati Dusun Geneng Gang 3, tepatnya di Jalan Bali, Jombang, untuk menyaksikan rangkaian acara Pekan Budaya bertema “CHINDE LARAS”. Acara ini diikuti oleh sembilan RW Antara Lain Dusun Jombatan,Dusun Kauman , Dusun Geneng se-Kelurahan Jombatan dan menampilkan kekayaan tradisi, kreativitas warga, serta semangat kebersamaan yang luar biasa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pawai Budaya menjadi puncak acara pada hari itu. Kemeriahan dimulai sejak pagi hari dengan arak-arakan dari masing-masing RW yang menampilkan busana adat, pertunjukan seni, hingga mobil hias bertema budaya nusantara. Setiap RW berkompetisi secara sehat untuk menampilkan yang terbaik, mulai dari kreasi seni rupa, tarian daerah, hingga pertunjukan teatrikal yang sarat makna lokal.
“Pawai budaya tersebut secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jombang, Agus Purnomo, SH, M.Si. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif warga Kelurahan Jombatan dalam melestarikan budaya dan mempererat nilai-nilai kebhinekaan melalui kegiatan seperti ini.Sabtu/4/7/25 Time of Java.com

“Budaya adalah identitas bangsa. Kegiatan seperti ini bukan hanya ajang hiburan, tapi juga bentuk nyata cinta masyarakat terhadap warisan leluhur. Kami sangat mendukung dan berharap bisa menjadi agenda tahunan,” ujar Agus Purnomo disambut tepuk tangan warga.

“Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jombang Wor Windari, Jombang, yang dalam kesempatan itu menegaskan pentingnya edukasi budaya sejak usia dini.
Keterlibatan pelajar dan generasi muda dalam kegiatan ini sangat penting. Mereka adalah penerus budaya bangsa,” tegasnya.
“Hadir pula Camat Jombang, Drs,Heri Prayitno, yang mengapresiasi kolaborasi antar-RW di wilayah Kelurahan Jombatan. Menurutnya, kegiatan semacam ini turut memperkuat harmonisasi sosial serta membangkitkan semangat gotong royong.
“Sebagai tuan rumah, Lurah Jombatan, Indra Pratama S.STP. menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak. Ia menuturkan bahwa tema “Chinde Laras “dipilih sebagai simbol keharmonisan dan keindahan dalam keberagaman budaya lokal.
“Chinde Laras” menggambarkan semangat masyarakat Jombatan yang hidup rukun dalam perbedaan, bersatu dalam budaya,” jelas Indra.
Kegiatan ini bukan hanya dimeriahkan dengan pawai budaya, namun juga dirangkai dengan bazar UMKM lokal, panggung hiburan rakyat, Jantung Sehat ,Penghajian.(KH. Zulfikar Damam Ikhwanto),dan lomba-lomba tradisional. Para pelaku usaha kecil turut memamerkan produk kuliner dan kerajinan tangan yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

“Warga dari berbagai RW tampak antusias, tak hanya sebagai peserta namun juga sebagai penonton yang memadati area sepanjang Jalan Bali. Tak sedikit yang membawa serta keluarga dan anak-anak mereka, menjadikan suasana semakin meriah dan penuh kekeluargaan.
Pekan Budaya “Chinde Laras” di Jombatan bukan sekadar ajang perayaan, melainkan momentum penting untuk mempererat solidaritas sosial, membangun rasa bangga terhadap budaya sendiri, serta melibatkan seluruh lapisan masyarakat dalam kegiatan positif dan membangun.
“Acara ditutup dengan pertunjukan kolosal tari tradisional yang melibatkan ratusan warga dari sembilan RW, menjadi simbol semangat gotong royong dan cinta budaya yang terus hidup di tengah masyarakat Kelurahan Jombatan Jombang.(Red)







