Parade Drumband dan Gelar Potensi UMKM Meriahkan HUT RI ke-80 di Kecamatan Kesamben Minggu -24-Agts-2025

- Editor

Minggu, 24 Agustus 2025 - 09:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jombang, Timeofjava.com – Suasana Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, tampak semarak pada (Minggu 24-8-2025  / Time of Java com, ketika digelar Parade Drumband dalam rangkaian Gelar Potensi UMKM dan Seni Budaya. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Parade drumband diberangkatkan dari depan Balai Desa Kesamben oleh Sekretaris Camat (Sekcam) Kesamben, Hari Santoso, dengan didampingi Kepala Desa Kesamben, Sungkowo Kartik Candra, SE. Ratusan peserta yang terdiri dari siswa-siswi tingkat SD dan MI se-Kecamatan Kesamben tampak penuh semangat menampilkan kekompakan serta kerapian barisan. Sepanjang perjalanan di jalur utama Jalan Raya Kesamben, masyarakat berbondong-bondong menyaksikan dan memberikan dukungan meriah. Senam Bersama PKK kecamatan Kesamben,

ADVERTISEMENT

Iklan Bos

SCROLL TO RESUME CONTENT

Arak-arakan parade tersebut berakhir di Lapangan Desa Pojokrejo, yang disambut langsung oleh Camat Kesamben, Eka Yulianto, S.STP, bersama Kepala Desa Pojokrejo, H. Nursan. Kehadiran Camat menandai penerimaan resmi rombongan drumband sekaligus membuka secara simbolis rangkaian acara Gelar Potensi UMKM dan Seni Budaya.

Dalam sambutannya, Camat Eka Yulianto menyampaikan apresiasi atas kekompakan warga, lembaga pendidikan, serta seluruh perangkat desa yang turut serta menyukseskan kegiatan ini.

 

“Acara ini bukan sekadar parade drumband, tetapi juga ajang mempererat silaturahmi, menumbuhkan semangat kebangsaan, sekaligus wadah untuk memperkenalkan potensi lokal UMKM dan seni budaya Kecamatan Kesamben,” ujarnya.

“Setelah parade, acara dilanjutkan dengan senam bersama tingkat kecamatan yang melibatkan jajaran lembaga pendidikan, perangkat desa, hingga masyarakat umum. Lapangan Pojokrejo dipenuhi ratusan peserta yang mengikuti gerakan senam dengan penuh antusias, menciptakan suasana kebersamaan dan keceriaan.

Selain menampilkan parade seni dan olahraga, gelaran ini juga membuka ruang bagi UMKM lokal untuk memamerkan produk unggulannya. Stan-stan UMKM yang berjejer di sekitar lapangan menyuguhkan aneka kuliner tradisional, kerajinan tangan, hingga produk inovatif buatan masyarakat Kesamben. Kehadiran stan UMKM ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung, sekaligus mendorong peningkatan ekonomi kreatif di tingkat kecamatan.

Kegiatan yang bertajuk kebersamaan dan kemerdekaan ini dihadiri oleh jajaran Forkopimcam Kecamatan Kesamben, para Kepala Desa se-Kecamatan Kesamben, tokoh masyarakat, serta ribuan warga yang datang dari berbagai penjuru desa. Kehadiran lintas elemen masyarakat ini menegaskan bahwa semangat HUT ke-80 RI benar-benar dirayakan dengan penuh kebersamaan.

oppo_34

“Kepala Desa Kesamben, Sungkowo Kartik Candra, SE, menyebut kegiatan ini sebagai wujud nyata kolaborasi antara pemerintah desa, kecamatan, lembaga pendidikan, dan masyarakat. “Kami ingin generasi muda belajar arti kebersamaan, kerja sama, sekaligus mencintai budaya bangsa. Semoga kegiatan seperti ini terus menjadi agenda tahunan yang membanggakan masyarakat Kesamben,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Desa Pojokrejo, H. Nursan, menegaskan pihaknya siap mendukung setiap kegiatan yang membawa manfaat besar bagi masyarakat. “Lapangan Pojokrejo menjadi saksi semaraknya parade dan ajang UMKM ini. Kami berharap potensi lokal yang dimiliki warga Kesamben semakin dikenal luas,” ungkapnya.

Dengan semangat gotong royong dan partisipasi aktif masyarakat, Parade Drumband, Gelar Potensi UMKM, serta Senam Bersama di Kecamatan Kesamben tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana memperkuat rasa cinta tanah air, sekaligus memajukan potensi lokal yang dimiliki daerah.(DD)

 

Komentar Anda

Berita Terkait

Jumlah Siswa SD Negeri di Jombang Terus Menurun Sejak 2022, Apa Penyebabnya? Sabtu-4-April -2026
GAN Sosialisasikan Bahaya Narkoba dan Bullying di SMAN 2 Jombang Kamis-2 -April-2026
Tadarrus Al-Qur’an Siswa SD se-Kabupaten Jombang Digelar Perdana, Perkuat Karakter Religius 23 Februari/ 6 Maret-2026
Disdikbud Jombang Gelar Sosialisasi Pemutakhiran Data Sarpras SD, Operator Dapodik Diminta Jaga Akurasi 11-Februai-2026
Disdikbud Jombang Gelar Sosialisasi Pemutakhiran Data Sarpras SD, Operator Dapodik Diminta Jaga Akurasi 11-Februari-2026 Jombang-Timeofjava com- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang menggelar Sosialisasi dan Verifikasi Pemutakhiran Data Sarana dan Prasarana (Sarpras) Sekolah Dasar (SD), Rabu pagi (11/2/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula 1 Disdikbud Jombang tersebut diikuti oleh para operator Data Pokok Pendidikan (Dapodik) tingkat SD dari seluruh wilayah Kabupaten Jombang. Acara dibuka oleh Kepala Bidang Pembinaan SD Disdikbud Jombang, Rhendra Kusuma. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya ketelitian dan tanggung jawab dalam pengisian serta pemutakhiran data pada sistem Dapodik. Menurutnya, data siswa maupun data kelembagaan yang tercatat dalam Dapodik harus benar-benar sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Hal ini karena data tersebut menjadi dasar berbagai kebijakan di bidang pendidikan. “Data siswa dan data lembaga pada Dapodik harus benar-benar valid sesuai dengan kenyataan yang ada. Data itu dijadikan acuan dalam pemberian bantuan, penerbitan ijazah elektronik (e-ijazah), dan berbagai layanan pendidikan lainnya,” tegas Rhendra. Ia menambahkan, ketidaksesuaian data dapat berdampak pada terhambatnya layanan pendidikan bagi sekolah maupun peserta didik. Karena itu, peran operator Dapodik dinilai sangat strategis dalam menjaga kualitas dan validitas data pendidikan. Dalam kegiatan tersebut, turut hadir sebagai narasumber Ahmad Jalalludin. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan teknis verifikasi dan pemutakhiran data sarana prasarana sekolah. Materi yang disampaikan meliputi kesesuaian kondisi bangunan sekolah, ruang kelas, fasilitas pendukung, hingga kelengkapan data sarpras yang harus diperbarui secara berkala dalam sistem Dapodik. Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan para operator sekolah memiliki pemahaman yang sama terkait pentingnya akurasi data serta mampu melakukan pemutakhiran sesuai prosedur yang berlaku. Dengan data yang valid dan mutakhir, perencanaan program serta penyaluran bantuan pendidikan di Kabupaten Jombang diharapkan dapat berjalan lebih tepat sasaran dan efektif.(Andyk)
Disdikbud Jombang Gelar Sosialisasi Pemutakhiran Data Sarpras SD, Operator Dapodik Diminta Jaga Akurasi 11-Februari-2026 Jombang-Timeofjava com- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang menggelar Sosialisasi dan Verifikasi Pemutakhiran Data Sarana dan Prasarana (Sarpras) Sekolah Dasar (SD), Rabu pagi (11/2/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula 1 Disdikbud Jombang tersebut diikuti oleh para operator Data Pokok Pendidikan (Dapodik) tingkat SD dari seluruh wilayah Kabupaten Jombang. Acara dibuka oleh Kepala Bidang Pembinaan SD Disdikbud Jombang, Rhendra Kusuma. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya ketelitian dan tanggung jawab dalam pengisian serta pemutakhiran data pada sistem Dapodik. Menurutnya, data siswa maupun data kelembagaan yang tercatat dalam Dapodik harus benar-benar sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Hal ini karena data tersebut menjadi dasar berbagai kebijakan di bidang pendidikan. “Data siswa dan data lembaga pada Dapodik harus benar-benar valid sesuai dengan kenyataan yang ada. Data itu dijadikan acuan dalam pemberian bantuan, penerbitan ijazah elektronik (e-ijazah), dan berbagai layanan pendidikan lainnya,” tegas Rhendra. Ia menambahkan, ketidaksesuaian data dapat berdampak pada terhambatnya layanan pendidikan bagi sekolah maupun peserta didik. Karena itu, peran operator Dapodik dinilai sangat strategis dalam menjaga kualitas dan validitas data pendidikan. Dalam kegiatan tersebut, turut hadir sebagai narasumber Ahmad Jalalludin. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan teknis verifikasi dan pemutakhiran data sarana prasarana sekolah. Materi yang disampaikan meliputi kesesuaian kondisi bangunan sekolah, ruang kelas, fasilitas pendukung, hingga kelengkapan data sarpras yang harus diperbarui secara berkala dalam sistem Dapodik. Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan para operator sekolah memiliki pemahaman yang sama terkait pentingnya akurasi data serta mampu melakukan pemutakhiran sesuai prosedur yang berlaku. Dengan data yang valid dan mutakhir, perencanaan program serta penyaluran bantuan pendidikan di Kabupaten Jombang diharapkan dapat berjalan lebih tepat sasaran dan efektif.(Andyk)
Tadarrus Al-Qur’an Siswa SD se-Kabupaten Jombang Digelar Perdana, Perkuat Karakter Religius 26-Februari2026
*Kapolres Jombang Ajak Pelajar Siapkan Diri Menuju Indonesia Emas 2045 dan Hindari Kenakalan Remaja*

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 17:45 WIB

Jumlah Siswa SD Negeri di Jombang Terus Menurun Sejak 2022, Apa Penyebabnya? Sabtu-4-April -2026

Kamis, 2 April 2026 - 15:06 WIB

GAN Sosialisasikan Bahaya Narkoba dan Bullying di SMAN 2 Jombang Kamis-2 -April-2026

Kamis, 12 Maret 2026 - 16:53 WIB

Tadarrus Al-Qur’an Siswa SD se-Kabupaten Jombang Digelar Perdana, Perkuat Karakter Religius 23 Februari/ 6 Maret-2026

Kamis, 12 Maret 2026 - 16:13 WIB

Disdikbud Jombang Gelar Sosialisasi Pemutakhiran Data Sarpras SD, Operator Dapodik Diminta Jaga Akurasi 11-Februai-2026

Kamis, 12 Maret 2026 - 16:04 WIB

Disdikbud Jombang Gelar Sosialisasi Pemutakhiran Data Sarpras SD, Operator Dapodik Diminta Jaga Akurasi 11-Februari-2026 Jombang-Timeofjava com- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang menggelar Sosialisasi dan Verifikasi Pemutakhiran Data Sarana dan Prasarana (Sarpras) Sekolah Dasar (SD), Rabu pagi (11/2/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula 1 Disdikbud Jombang tersebut diikuti oleh para operator Data Pokok Pendidikan (Dapodik) tingkat SD dari seluruh wilayah Kabupaten Jombang. Acara dibuka oleh Kepala Bidang Pembinaan SD Disdikbud Jombang, Rhendra Kusuma. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya ketelitian dan tanggung jawab dalam pengisian serta pemutakhiran data pada sistem Dapodik. Menurutnya, data siswa maupun data kelembagaan yang tercatat dalam Dapodik harus benar-benar sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Hal ini karena data tersebut menjadi dasar berbagai kebijakan di bidang pendidikan. “Data siswa dan data lembaga pada Dapodik harus benar-benar valid sesuai dengan kenyataan yang ada. Data itu dijadikan acuan dalam pemberian bantuan, penerbitan ijazah elektronik (e-ijazah), dan berbagai layanan pendidikan lainnya,” tegas Rhendra. Ia menambahkan, ketidaksesuaian data dapat berdampak pada terhambatnya layanan pendidikan bagi sekolah maupun peserta didik. Karena itu, peran operator Dapodik dinilai sangat strategis dalam menjaga kualitas dan validitas data pendidikan. Dalam kegiatan tersebut, turut hadir sebagai narasumber Ahmad Jalalludin. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan teknis verifikasi dan pemutakhiran data sarana prasarana sekolah. Materi yang disampaikan meliputi kesesuaian kondisi bangunan sekolah, ruang kelas, fasilitas pendukung, hingga kelengkapan data sarpras yang harus diperbarui secara berkala dalam sistem Dapodik. Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan para operator sekolah memiliki pemahaman yang sama terkait pentingnya akurasi data serta mampu melakukan pemutakhiran sesuai prosedur yang berlaku. Dengan data yang valid dan mutakhir, perencanaan program serta penyaluran bantuan pendidikan di Kabupaten Jombang diharapkan dapat berjalan lebih tepat sasaran dan efektif.(Andyk)

Berita Terbaru

Peristiwa

Senin, 11 Mei 2026 - 18:06 WIB

Peristiwa

Senin, 11 Mei 2026 - 17:41 WIB