JOMBANG –TINE OFJAVA COM
Sosok pengusaha barang bekas atau lebih dikenal sebagai juragan rosok, Abba Toni, tengah berbahagia. Tepat pada hari ini, Jumat (29/8/2025), ia merayakan ulang tahunnya yang ke-53 di kediamannya di Desa Jelakombo, Kecamatan/Kabupaten Jombang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Acara yang digelar sederhana namun penuh makna itu dihadiri oleh keluarga, sahabat, serta para karyawan dan karyawati yang bekerja di berbagai sektor rosok miliknya di wilayah Jombang. Tidak hanya sekadar perayaan ulang tahun, momen ini juga menjadi ajang silaturahmi dan ungkapan syukur atas perjalanan panjang usaha Abba Toni.
“Alhamdulillah, hari ini saya genap 53 tahun. Umur hanyalah angka, yang terpenting adalah bagaimana kita bisa bermanfaat untuk keluarga, lingkungan, dan masyarakat luas,” ujar Abba Toni dalam sambutannya.
Dari Nol Hingga Sukses
Perjalanan Abba Toni tidaklah mudah. Ia merintis usaha rosok sejak masih muda, dimulai dari mengumpulkan barang-barang bekas dengan sepeda ontel. Perlahan namun pasti, usahanya berkembang menjadi bisnis besar yang mampu menyerap banyak tenaga kerja di Jombang.
Kini, puluhan karyawan dan karyawati menggantungkan hidup dari usaha rosok yang ia kelola. Tidak hanya membeli dan menjual barang bekas, bisnisnya juga merambah ke sektor daur ulang, memberikan nilai tambah pada limbah yang semula dipandang tidak bernilai.
“Kesuksesan ini bukan karena saya semata, tetapi berkat doa orang tua, dukungan istri dan anak-anak, serta kerja keras seluruh karyawan. Saya hanya berusaha konsisten, jujur, dan tidak malu dengan pekerjaan yang saya jalani,” jelasnya.
Diundang Seluruh Karyawan-Karyawati Se-Jombang
Pada perayaan ulang tahun kali ini, Abba Toni sengaja mengundang seluruh karyawan dan karyawati dari berbagai unit usahanya yang tersebar di Jombang. Mereka datang membawa doa dan ucapan selamat, sekaligus merasakan kebersamaan yang selama ini terjalin erat.
Bagi sebagian karyawan, Abba Toni bukan sekadar bos, melainkan juga sosok bapak yang perhatian. “Beliau selalu mengingatkan kami agar bekerja dengan ikhlas dan jangan pernah merasa rendah diri. Justru dari rosok inilah banyak orang bisa menyekolahkan anak sampai perguruan tinggi,” tutur Siti, salah satu karyawati yang sudah 10 tahun bekerja.
Acara perayaan berlangsung hangat, ditandai dengan doa bersama, pemotongan tumpeng, dan ramah tamah. Gelak tawa dan kebahagiaan terpancar dari wajah para tamu undangan, mencerminkan suasana kekeluargaan yang terbangun dalam usaha yang dikelola Abba Toni.
Inspirasi Bagi Banyak Orang
Keberhasilan Abba Toni sebagai juragan rosok sukses di usia 53 tahun menjadi inspirasi tersendiri bagi masyarakat Jombang. Ia membuktikan bahwa kesuksesan tidak selalu berangkat dari modal besar atau pendidikan tinggi, tetapi dari kerja keras, keuletan, dan keteguhan hati.
“Pesan saya kepada generasi muda, jangan gengsi untuk memulai usaha dari bawah. Jangan malu dengan pekerjaan yang halal. Karena dengan ketekunan, insya Allah hasilnya akan mengikuti,” pungkas Abba Toni.
Bagi warga Desa Jelakombo, keberadaan Abba Toni tidak hanya membawa manfaat ekonomi, tetapi juga sosial. Ia dikenal dermawan, kerap membantu kegiatan masyarakat, mulai dari pembangunan masjid, santunan anak yatim, hingga mendukung kegiatan pemuda setempat.
Dengan bertambahnya usia, Abba Toni berharap bisa semakin bermanfaat bagi sesama. “Semoga Allah memberi kesehatan dan umur panjang, agar saya bisa terus berbagi dan mendampingi keluarga, karyawan, serta masyarakat,” katanya menutup acara.(Red)







