Jombang,Timeofjava.com-
Pemerintah Kabupaten Jombang kembali menggelar acara Gelar Potensi Jombang (GPJ) dan UMKM yang dilaksanakan pada 20 hingga 31 bulan ini. Bertempat di lapangan Kecamatan Bandar Kedungmulyo, kegiatan tersebut resmi dibuka langsung oleh Bupati Jombang Aba Warsubi, SH., M.Si dengan penuh semangat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Acara GPJ ini menjadi salah satu agenda penting dalam rangka mengangkat potensi lokal sekaligus memberikan ruang promosi yang lebih luas bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Jombang. Dengan mengusung konsep pameran dan pasar rakyat, masyarakat tidak hanya dapat menyaksikan beragam produk unggulan, tetapi juga bisa berbelanja langsung kebutuhan sehari-hari dengan harga terjangkau.
Dalam sambutannya, Bupati Jombang menegaskan bahwa GPJ merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Perekonomian daerah akan semakin kuat jika ditopang oleh UMKM yang produktif dan kreatif. Melalui GPJ ini, kita ingin memunculkan semangat kemandirian dan kebersamaan agar potensi Jombang semakin dikenal luas,” ujar Bupati.
“Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari para kepala desa se-Kecamatan Bandar Kedungmulyo yang hadir dan ikut menyemarakkan acara. Kehadiran para kades tersebut menjadi wujud sinergi antara pemerintah desa dan kabupaten dalam mengembangkan potensi ekonomi rakyat. Tidak ketinggalan, ibu-ibu Muslimat NU dan warga Nahdliyin juga turut meramaikan jalannya kegiatan, khususnya dalam program pasar murah yang selalu dinantikan masyarakat.
Pasar murah yang digelar di area GPJ memberikan kesempatan kepada warga untuk membeli bahan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. Kehadiran program ini mendapat apresiasi luas dari masyarakat, mengingat kondisi ekonomi yang masih perlu penguatan pasca-pandemi.
“Sementara itu, Ketua Panitia (GPJ), H. Karnadi, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen menghadirkan kegiatan yang bermanfaat, tidak hanya sekadar hiburan tetapi juga berdampak pada peningkatan kesejahteraan warga. “GPJ ini kami rancang sebagai wadah promosi, silaturahmi, sekaligus pemberdayaan masyarakat. Kami berharap para pelaku UMKM bisa lebih berkembang, produk-produk lokal bisa semakin dikenal, dan masyarakat mendapatkan manfaat nyata,” tutur H. Karnadi.
“Selain pameran produk UMKM dan pasar murah, GPJ juga diisi dengan berbagai hiburan rakyat, pentas seni budaya lokal, hingga kegiatan sosial yang melibatkan komunitas masyarakat. Hal ini menjadikan suasana GPJ tidak hanya sebagai ajang transaksi ekonomi, tetapi juga sebagai ruang interaksi sosial yang menguatkan rasa kebersamaan di tengah masyarakat.
Antusiasme warga terlihat sejak hari pertama pembukaan, ribuan pengunjung memadati lapangan Kecamatan Bandar Kedungmulyo. Mereka datang tidak hanya untuk berbelanja, tetapi juga menyaksikan berbagai penampilan seni yang disuguhkan panitia. Kemeriahan acara ini diharapkan terus berlanjut hingga penutupan pada tanggal 31.
Dengan digelarnya GPJ, pemerintah daerah optimistis bahwa perekonomian masyarakat Jombang, khususnya para pelaku UMKM, akan semakin bangkit. Dukungan dari semua pihak — mulai pemerintah, tokoh masyarakat, organisasi keagamaan, hingga warga setempat — menjadi kunci keberhasilan acara ini(pungkas Ketua Panitya GPJ) H.Karnadi(red)







