Gelar Potensi Budaya dan UMKM Kecamatan Kesamben, Meriah dengan Pawai Budaya Sabtu-23-Agts-2025

- Editor

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 15:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jombang,Time of Java.com

Suasana Lapangan Desa Pojok Rejo,(Kadesnya.H.nursan) Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, pada Sabtu (23/8/2025) terlihat begitu semarak. Ribuan warga tumpah ruah mengikuti sekaligus menyaksikan kegiatan Rangkaian Gelar Potensi Budaya dan UMKM yang diwarnai dengan pawai budaya serta penampilan produk-produk lokal unggulan. Acara ini digelar sebagai wujud sinergi antara pemerintah kecamatan, desa, pelaku UMKM, serta masyarakat untuk mengangkat potensi daerah sekaligus memperkuat persatuan.

ADVERTISEMENT

Iklan Bos

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Camat Kesamben, Eko Yulianto, S.STP. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa gelaran potensi budaya dan UMKM bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang nyata bagi masyarakat untuk menunjukkan kreativitas sekaligus menguatkan ekonomi kerakyatan.

“Potensi lokal di Kecamatan Kesamben sangat beragam. Mulai dari kuliner, kerajinan tangan, hingga seni budaya. Dengan acara seperti ini, kita ingin masyarakat semakin bangga sekaligus mencintai produk lokal, sehingga UMKM bisa terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan,” ujar Camat Eko Yulianto.

Hadir dalam kesempatan tersebut, jajaran Forkompincam, antara lain Kapolsek Kesamben, Danramil, para kepala desa se-Kecamatan Kesamben, serta tokoh masyarakat setempat. Kehadiran mereka menjadi bukti dukungan penuh terhadap langkah strategis pemerintah kecamatan dalam memperkuat identitas budaya sekaligus menggerakkan roda perekonomian.

“Selain pameran UMKM dan produk unggulan lokal, kegiatan ini juga diwarnai dengan karnaval pawai budaya. Ratusan peserta dari berbagai desa menampilkan aneka atraksi budaya, mulai dari kesenian tradisional, kostum etnik, hingga kreasi kontemporer yang memadukan unsur budaya dengan modernitas. Antusiasme masyarakat terlihat begitu tinggi, terbukti dari jalanan desa hingga lapangan Pojok Rejo yang dipadati penonton.

Produk-produk unggulan dari UMKM turut menyedot perhatian. Aneka makanan khas Kesamben, produk kerajinan bambu, batik lokal, hingga inovasi olahan pertanian dipamerkan dan dijual langsung kepada pengunjung. Momen ini menjadi ajang promosi yang efektif bagi para pelaku UMKM agar lebih dikenal luas, tidak hanya di lingkup Jombang, tetapi juga

“Berpotensi menembus pasar regional.

Salah satu pengunjung, Sulastri, warga Desa Pojok rejo, mengaku bangga melihat geliat budaya dan UMKM di Kecamatan Kesamben. “Acara seperti

 

‘Ini sangat bermanfaat. Kami bisa melihat kekayaan budaya, sekaligus belanja produk-produk lokal yang kualitasnya tidak kalah dengan produk luar,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Kades Kesamben  S.Candra menilai kegiatan ini memiliki makna strategis. Selain sebagai wadah silaturahmi antarwarga, juga menjadi upaya nyata dalam menjaga budaya lokal agar tidak tergerus zaman.

 

“Kegiatan ini bisa memperkuat identitas budaya masyarakat Kesamben sekaligus meningkatkan daya saing UMKM. Kami berharap tahun depan bisa lebih meriah dan melibatkan lebih banyak pihak,” tegasnya.

Rangkaian acara yang berlangsung hingga sore hari itu ditutup dengan penampilan seni musik daerah. Gelaran tersebut sekaligus menegaskan bahwa Kecamatan Kesamben memiliki kekayaan budaya yang patut dilestarikan dan produk unggulan yang layak dikembangkan.

Dengan dukungan semua pihak, baik pemerintah, masyarakat, maupun pelaku usaha, diharapkan kegiatan Gelar Potensi Budaya dan UMKM Kecamatan Kesamben dapat menjadi agenda rutin tahunan yang semakin berkualitas serta mampu menjadi ikon kebanggaan masyarakat Jombang.Pungkasnya(Red)

 

Komentar Anda

Berita Terkait

Jumlah Siswa SD Negeri di Jombang Terus Menurun Sejak 2022, Apa Penyebabnya? Sabtu-4-April -2026
GAN Sosialisasikan Bahaya Narkoba dan Bullying di SMAN 2 Jombang Kamis-2 -April-2026
Tadarrus Al-Qur’an Siswa SD se-Kabupaten Jombang Digelar Perdana, Perkuat Karakter Religius 23 Februari/ 6 Maret-2026
Disdikbud Jombang Gelar Sosialisasi Pemutakhiran Data Sarpras SD, Operator Dapodik Diminta Jaga Akurasi 11-Februai-2026
Disdikbud Jombang Gelar Sosialisasi Pemutakhiran Data Sarpras SD, Operator Dapodik Diminta Jaga Akurasi 11-Februari-2026 Jombang-Timeofjava com- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang menggelar Sosialisasi dan Verifikasi Pemutakhiran Data Sarana dan Prasarana (Sarpras) Sekolah Dasar (SD), Rabu pagi (11/2/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula 1 Disdikbud Jombang tersebut diikuti oleh para operator Data Pokok Pendidikan (Dapodik) tingkat SD dari seluruh wilayah Kabupaten Jombang. Acara dibuka oleh Kepala Bidang Pembinaan SD Disdikbud Jombang, Rhendra Kusuma. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya ketelitian dan tanggung jawab dalam pengisian serta pemutakhiran data pada sistem Dapodik. Menurutnya, data siswa maupun data kelembagaan yang tercatat dalam Dapodik harus benar-benar sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Hal ini karena data tersebut menjadi dasar berbagai kebijakan di bidang pendidikan. “Data siswa dan data lembaga pada Dapodik harus benar-benar valid sesuai dengan kenyataan yang ada. Data itu dijadikan acuan dalam pemberian bantuan, penerbitan ijazah elektronik (e-ijazah), dan berbagai layanan pendidikan lainnya,” tegas Rhendra. Ia menambahkan, ketidaksesuaian data dapat berdampak pada terhambatnya layanan pendidikan bagi sekolah maupun peserta didik. Karena itu, peran operator Dapodik dinilai sangat strategis dalam menjaga kualitas dan validitas data pendidikan. Dalam kegiatan tersebut, turut hadir sebagai narasumber Ahmad Jalalludin. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan teknis verifikasi dan pemutakhiran data sarana prasarana sekolah. Materi yang disampaikan meliputi kesesuaian kondisi bangunan sekolah, ruang kelas, fasilitas pendukung, hingga kelengkapan data sarpras yang harus diperbarui secara berkala dalam sistem Dapodik. Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan para operator sekolah memiliki pemahaman yang sama terkait pentingnya akurasi data serta mampu melakukan pemutakhiran sesuai prosedur yang berlaku. Dengan data yang valid dan mutakhir, perencanaan program serta penyaluran bantuan pendidikan di Kabupaten Jombang diharapkan dapat berjalan lebih tepat sasaran dan efektif.(Andyk)
Disdikbud Jombang Gelar Sosialisasi Pemutakhiran Data Sarpras SD, Operator Dapodik Diminta Jaga Akurasi 11-Februari-2026 Jombang-Timeofjava com- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang menggelar Sosialisasi dan Verifikasi Pemutakhiran Data Sarana dan Prasarana (Sarpras) Sekolah Dasar (SD), Rabu pagi (11/2/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula 1 Disdikbud Jombang tersebut diikuti oleh para operator Data Pokok Pendidikan (Dapodik) tingkat SD dari seluruh wilayah Kabupaten Jombang. Acara dibuka oleh Kepala Bidang Pembinaan SD Disdikbud Jombang, Rhendra Kusuma. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya ketelitian dan tanggung jawab dalam pengisian serta pemutakhiran data pada sistem Dapodik. Menurutnya, data siswa maupun data kelembagaan yang tercatat dalam Dapodik harus benar-benar sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Hal ini karena data tersebut menjadi dasar berbagai kebijakan di bidang pendidikan. “Data siswa dan data lembaga pada Dapodik harus benar-benar valid sesuai dengan kenyataan yang ada. Data itu dijadikan acuan dalam pemberian bantuan, penerbitan ijazah elektronik (e-ijazah), dan berbagai layanan pendidikan lainnya,” tegas Rhendra. Ia menambahkan, ketidaksesuaian data dapat berdampak pada terhambatnya layanan pendidikan bagi sekolah maupun peserta didik. Karena itu, peran operator Dapodik dinilai sangat strategis dalam menjaga kualitas dan validitas data pendidikan. Dalam kegiatan tersebut, turut hadir sebagai narasumber Ahmad Jalalludin. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan teknis verifikasi dan pemutakhiran data sarana prasarana sekolah. Materi yang disampaikan meliputi kesesuaian kondisi bangunan sekolah, ruang kelas, fasilitas pendukung, hingga kelengkapan data sarpras yang harus diperbarui secara berkala dalam sistem Dapodik. Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan para operator sekolah memiliki pemahaman yang sama terkait pentingnya akurasi data serta mampu melakukan pemutakhiran sesuai prosedur yang berlaku. Dengan data yang valid dan mutakhir, perencanaan program serta penyaluran bantuan pendidikan di Kabupaten Jombang diharapkan dapat berjalan lebih tepat sasaran dan efektif.(Andyk)
Tadarrus Al-Qur’an Siswa SD se-Kabupaten Jombang Digelar Perdana, Perkuat Karakter Religius 26-Februari2026
*Kapolres Jombang Ajak Pelajar Siapkan Diri Menuju Indonesia Emas 2045 dan Hindari Kenakalan Remaja*

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 17:45 WIB

Jumlah Siswa SD Negeri di Jombang Terus Menurun Sejak 2022, Apa Penyebabnya? Sabtu-4-April -2026

Kamis, 2 April 2026 - 15:06 WIB

GAN Sosialisasikan Bahaya Narkoba dan Bullying di SMAN 2 Jombang Kamis-2 -April-2026

Kamis, 12 Maret 2026 - 16:53 WIB

Tadarrus Al-Qur’an Siswa SD se-Kabupaten Jombang Digelar Perdana, Perkuat Karakter Religius 23 Februari/ 6 Maret-2026

Kamis, 12 Maret 2026 - 16:13 WIB

Disdikbud Jombang Gelar Sosialisasi Pemutakhiran Data Sarpras SD, Operator Dapodik Diminta Jaga Akurasi 11-Februai-2026

Kamis, 12 Maret 2026 - 16:04 WIB

Disdikbud Jombang Gelar Sosialisasi Pemutakhiran Data Sarpras SD, Operator Dapodik Diminta Jaga Akurasi 11-Februari-2026 Jombang-Timeofjava com- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang menggelar Sosialisasi dan Verifikasi Pemutakhiran Data Sarana dan Prasarana (Sarpras) Sekolah Dasar (SD), Rabu pagi (11/2/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula 1 Disdikbud Jombang tersebut diikuti oleh para operator Data Pokok Pendidikan (Dapodik) tingkat SD dari seluruh wilayah Kabupaten Jombang. Acara dibuka oleh Kepala Bidang Pembinaan SD Disdikbud Jombang, Rhendra Kusuma. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya ketelitian dan tanggung jawab dalam pengisian serta pemutakhiran data pada sistem Dapodik. Menurutnya, data siswa maupun data kelembagaan yang tercatat dalam Dapodik harus benar-benar sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Hal ini karena data tersebut menjadi dasar berbagai kebijakan di bidang pendidikan. “Data siswa dan data lembaga pada Dapodik harus benar-benar valid sesuai dengan kenyataan yang ada. Data itu dijadikan acuan dalam pemberian bantuan, penerbitan ijazah elektronik (e-ijazah), dan berbagai layanan pendidikan lainnya,” tegas Rhendra. Ia menambahkan, ketidaksesuaian data dapat berdampak pada terhambatnya layanan pendidikan bagi sekolah maupun peserta didik. Karena itu, peran operator Dapodik dinilai sangat strategis dalam menjaga kualitas dan validitas data pendidikan. Dalam kegiatan tersebut, turut hadir sebagai narasumber Ahmad Jalalludin. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan teknis verifikasi dan pemutakhiran data sarana prasarana sekolah. Materi yang disampaikan meliputi kesesuaian kondisi bangunan sekolah, ruang kelas, fasilitas pendukung, hingga kelengkapan data sarpras yang harus diperbarui secara berkala dalam sistem Dapodik. Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan para operator sekolah memiliki pemahaman yang sama terkait pentingnya akurasi data serta mampu melakukan pemutakhiran sesuai prosedur yang berlaku. Dengan data yang valid dan mutakhir, perencanaan program serta penyaluran bantuan pendidikan di Kabupaten Jombang diharapkan dapat berjalan lebih tepat sasaran dan efektif.(Andyk)

Berita Terbaru

Peristiwa

Senin, 11 Mei 2026 - 18:06 WIB

Peristiwa

Senin, 11 Mei 2026 - 17:41 WIB