Bangun Ekosistem Berkeadilan Gender, Pemkab Jombang Dorong Pencegahan Kekerasan Seksual Rabo-30-7-2025

- Editor

Rabu, 30 Juli 2025 - 19:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jombang,Timeofjava,com

Pemerintah Kabupaten Jombang kembali menegaskan komitmennya terhadap pemenuhan Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi (HKSR), khususnya bagi kelompok rentan dan generasi muda.

Hal ini disampaikan dalam kegiatan Showcasing “Akses Setara: Meneguhkan Pemenuhan Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi” yang digelar Rabu (30/7/2025) di Aula Bung Tomo, Kabupaten Jombang.

ADVERTISEMENT

Iklan Bos

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara ini merupakan hasil kolaborasi antara Women’s Crisis Center (WCC) Jombang, Yayasan Gemilang Sehat Indonesia, dan mitra pelaksana Palang Merah Indonesia (PMI) Jombang.

Tujuannya adalah menampilkan praktik baik dan capaian Program Right Here Right Now 2 (RHRN2), sekaligus memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan dalam upaya pencegahan kekerasan berbasis gender dan seksual serta pemenuhan HKSR yang masih menjadi isu mendesak di Jombang.

 

Bupati Jombang, H. Warsubi, memberikan keynote speech dalam bentuk video dalam acara ini. Dirinya menegaskan bahwa isu kesehatan reproduksi harus dilihat dalam kacamata yang lebih luas.

“Di Jombang, saya berdiri bukan hanya sebagai kepala daerah, tapi juga sebagai seorang ayah dan warga Jombang yang percaya bahwa setiap orang, tanpa terkecuali, berhak atas rasa aman, pendidikan yang bermartabat, dan layanan kesehatan yang layak. Ini tentunya termasuk dalam hal kesehatan seksual dan reproduksi,” ungkapnya.

 

Warsubi juga menyoroti pentingnya kebijakan yang berpihak pada kelompok rentan. Menurutnya, data kasus kekerasan seksual dan ketimpangan akses HKSR harus menjadi alarm bersama.

 

“Kita tidak bisa menunggu korban berikutnya untuk bertindak. Kolaborasi seperti ini penting untuk memperkuat pondasi Jombang sebagai daerah yang inklusif dan berkeadilan,” tandasnya.

 

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Jombang, Hj. Yuliati Nugrahani Warsubi, yang baru dikukuhkan sebagai Bunda GenRe Kabupaten Jombang, menyoroti pentingnya peran keluarga dan edukasi sejak dini.

 

“Meneguhkan pemenuhan hak dan kesehatan reproduksi berarti memberi bekal untuk menjaga tubuh, menentukan masa depan, dan memahami batas diri. Bukan untuk membatasi, tapi justru membebaskan dari ketidaktahuan, stigma, dan risiko yang tidak perlu,” ujarnya.

 

Yuliati juga menekankan bahwa peran edukatif keluarga, khususnya ibu, sangat krusial. “Ini adalah bagian dari kasih sayang kita sebagai orang tua, sebagai pendidik, dan sebagai pemerintah. Edukasi itu harus dimulai dari rumah, dari kita para ibu,” imbuhnya.

 

Sementara itu, Ketua WCC Jombang, Anna Abdillah menyampaikan bahwa peran berbagai pihak sangat menentukan terciptanya sistem perlindungan yang kuat dan responsif terhadap korban kekerasan.

 

“Showcasing ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dan mendorong penguatan kebijakan serta replikasi praktik baik secara lebih luas,” katanya.

 

Menurutnya, dengan demikian kegiatan ini diharapkan dapat mempercepat terciptanya ekosistem yang inklusif, responsif, dan berkeadilan gender dalam pemenuhan hak-hak korban serta pencegahan kekerasan berbasis gender dan seksual di daerah,” ujarnya.

 

Anna menilai, kontribusi aktif dari organisasi perangkat daerah (OPD), lembaga layanan, institusi pendidikan, dan masyarakat sipil akan menjadi kunci dalam memastikan akses setara terhadap informasi dan layanan HKSR.

 

Kegiatan yang berlangsung selama setengah hari ini turut menghadirkan berbagai sesi diskusi, pameran praktik baik, dan penyampaian rekomendasi kebijakan berbasis pengalaman lapangan.

 

Para peserta terdiri dari unsur pemerintah daerah, organisasi masyarakat sipil, relawan kesehatan, dan perwakilan generasi muda.

 

Dengan kegiatan ini, Pemkab Jombang bersama mitra masyarakat sipil menunjukkan bahwa perlindungan terhadap hak dan kesehatan seksual serta reproduksi adalah bagian tak terpisahkan dari upaya mewujudkan keadilan sosial dan kesejahteraan masyarakat.(Red)

Komentar Anda

Berita Terkait

Peringatan Hardiknas 2026 di Jombang: Komitmen Wujudkan Pendidikan Bermutu dan Layanan Inklusif Untuk Semua Sabtu-02-Mey-2026
May Day 2026: Ribuan Buruh Senam Kebugaran Massal, Bupati Jombang Warsubi Bagikan 3 Tiket Umroh Gratis
Pemkab Jombang Gelar Tasyakuran May Day 2026, Tekankan Kolaborasi untuk Kesejahteraan Pekerja Kamis-30-april-2026
Hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah, Jombang Peringkat 4 Terbaik Nasional  Senin-27-Aprol-2026
Implementasi Penanggulangan Bencana Berbasis Inklusi: Kabupaten Jombang Libatkan Siswa SLB dalam Simulasi HKB 2026. Minggu-26-April-2026
Pemkab Bloro Studi Tiru TT Kelola,BUMD Perumfam Tirta Kencana .
Halal Bihalal di Nganjuk, Bupati Ajak Seluruh Kepala Desa Tingkatkan Pelayanan dan Jaga Amanah April- 22-2026
Bupati Nganjuk Torehkan Prestasi sebagai Top Pembina BUMD Awards 2026 30-April-2026

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:25 WIB

Peringatan Hardiknas 2026 di Jombang: Komitmen Wujudkan Pendidikan Bermutu dan Layanan Inklusif Untuk Semua Sabtu-02-Mey-2026

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:24 WIB

May Day 2026: Ribuan Buruh Senam Kebugaran Massal, Bupati Jombang Warsubi Bagikan 3 Tiket Umroh Gratis

Kamis, 30 April 2026 - 23:44 WIB

Pemkab Jombang Gelar Tasyakuran May Day 2026, Tekankan Kolaborasi untuk Kesejahteraan Pekerja Kamis-30-april-2026

Senin, 27 April 2026 - 11:00 WIB

Hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah, Jombang Peringkat 4 Terbaik Nasional  Senin-27-Aprol-2026

Minggu, 26 April 2026 - 19:34 WIB

Implementasi Penanggulangan Bencana Berbasis Inklusi: Kabupaten Jombang Libatkan Siswa SLB dalam Simulasi HKB 2026. Minggu-26-April-2026

Berita Terbaru

Peristiwa

Senin, 11 Mei 2026 - 18:06 WIB

Peristiwa

Senin, 11 Mei 2026 - 17:41 WIB