Jombang,Timeofjava.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang terus berupaya meningkatkan pelayanan air bersih bagi warganya, khususnya di wilayah rawan kekeringan. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah memperluas Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) jaringan perpipaan di Desa Ngampungan, Kecamatan Bareng. Program ini dilaksanakan melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Jombang sebagai jawaban atas kebutuhan dasar masyarakat akan air bersih, terutama saat musim kemarau.
Ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan vital yang wajib dipenuhi pemerintah. Di Jombang sendiri,
masih banyak wilayah yang masuk kategori rawan air bersih. Desa Ngampungan Kecamatan Bareng termasuk salah satu daerah yang menghadapi permasalahan ini. Saat musim kemarau, pasokan air menurun drastis sehingga warga sering kesulitan mendapatkan air layak konsumsi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
PLT,Kepala Dinas Perkim Kabupaten Jombang Agung Hariadi, ST., MT. menyampaikan, perluasan SPAM jaringan perpipaan di Desa Ngampungan bertujuan membangun sarana dan prasarana air minum yang dapat memenuhi kebutuhan pelayanan masyarakat. Dengan adanya jaringan pipa baru, debit air diharapkan meningkat dan pemasangan sambungan rumah bisa diperluas. “Ini untuk memastikan setiap rumah tangga memiliki akses yang memadai terhadap air bersih,” ujarnya.
“Proyek ini dilaksanakan oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Desa Ngampungan dengan nilai pekerjaan sebesar Rp200 juta. Pengerjaan dilakukan secara swakelola desa, melibatkan masyarakat lokal dalam proses pembangunan. Sistem swakelola ini tidak hanya menekan biaya, tetapi juga memastikan hasil pembangunan sesuai kebutuhan nyata di lapangan.
Menurut Agung, setelah pekerjaan selesai, dilakukan serah terima dari KSM kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) kegiatan. Selanjutnya, PPK menyerahkan hasil pekerjaan tersebut kepada Kepala Desa Ngampungan. Penyerahan ini sekaligus menandai dimulainya pengelolaan dan pemanfaatan sarana tersebut oleh pemerintah desa bersama masyarakat.
Dengan adanya perluasan jaringan ini, warga Desa Ngampungan diharapkan tidak lagi mengalami kesulitan memperoleh air bersih saat kemarau. Selain itu, program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, mengingat air bersih berperan penting dalam mencegah penyakit yang ditularkan melalui air.
Program ini juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang pemerintah daerah untuk membangun infrastruktur dasar yang merata, mengurangi kesenjangan akses air bersih antar wilayah, serta mendukung target pembangunan berkelanjutan (SDGs) di bidang penyediaan air minum.(DD/Red)







