Puluhan Sungai di Jombang Belum Dinormalisasi, Dinas PUPR Ungkap Kendalanya Sabtu, 10 Januari 2026

- Editor

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jombang,Timeofjava com

Tingginya kebutuhan normalisasi sungai dan saluran irigasi di Kabupaten Jombang masih belum sepenuhnya terakomodir. Sepanjang 2025 lalu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jombang menerima 93 usulan normalisasi dari pemerintah desa. Namun belum seluruhnya berhasil ditangani.

ADVERTISEMENT

Iklan Bos

SCROLL TO RESUME CONTENT

’’Usulan dari desa sangat banyak. Tahun 2025 ada 93 permintaan normalisasi sungai dan saluran. Tapi yang bisa kami tangani baru sekitar 60 lokasi,’’ kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jombang, Bayu Pancoroadi, melalui Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Sultoni, (8/1).

Masih ada puluhan usulan yang belum bisa dikerjakan. Hal itu disebabkan keterbatasan alat berat dan kapasitas penanganan di lapangan.

Setiap tahun permintaan normalisasi cenderung meningkat seiring dengan kondisi sungai dan saluran yang cepat mengalami pendangkalan maupun tersumbat material.

 

’’Setiap musim hujan pasti muncul sumbatan baru. Ada bambu, enceng gondok, kangkung, juga sedimentasi. Jadi kebutuhan normalisasi terus bertambah,’’ jelasnya.

Dari puluhan usulan yang belum tertangani, sebagian besar berada di wilayah rawan banjir. Namun, pihaknya terpaksa melakukan prioritas penanganan berdasarkan tingkat risiko dan dampak terhadap masyarakat.

’’Kami utamakan lokasi yang rawan banjir dan berdampak langsung ke permukiman warga serta lahan pertanian. Itu yang kami dahulukan,’’ tegasnya.

Baca Juga: Sering Picu Banjir, Pemkab Jombang Usulkan Normalisasi Kali Marmoyo ke PJT

Memasuki 2026, PUPR Jombang menargetkan melanjutkan normalisasi di sekitar 50 sungai dan saluran irigasi. Beberapa pekerjaan sudah mulai dilakukan sejak awal tahun.

Di antaranya normalisasi saluran sekunder Menganto di Desa Tugusumberejo, Kecamatan Peterongan. Serta pembersihan sumbatan di Kali Marmoyo.

 

’’Untuk awal 2026 ini kami sudah mulai. Normalisasi di saluran Menganto kami lanjutkan, termasuk pembersihan sumbatan di Kali Marmoyo,’’ ungkapnya.

PUPR Jombang juga mulai memperbaiki jebolan tanggul di Desa Sumberagung, Kecamatan Perak. Perbaikan tanggul dinilai krusial karena berpotensi menimbulkan banjir jika tidak segera ditangani. Ucapnya(andyk)

 

Komentar Anda

Penulis : Andyk

Berita Terkait

Panen Raya Kedelai di Nganjuk, di Hadiri Ketua  Komisi IV DPR RI Ibu Titik Prabowo dan Beberapa Pejabat Tinggi Negara  Penulis:Tarmadi Kohtier
Masih Nekat Lawan Arus Meski Sudah Diperingatkan, Pengendara di SP4 Sate Ditindak ETLE Handheld
SH Terate Batang Dominasi O2SN Pencak Silat 2026, Borong 10 Podium Juara Penulis:Tarmadi K
MUSDES PILKADES ANTAR WAKTU DESA KEPUHKEMBENG, ANIS PRASETYO ARI TERPILIH MENJADI KEPALA DESA Minggu-10-Mey-2026:10;00 Jombang-Time of Java com
MUSDES PILKADES ANTAR WAKTU DESA KEPUHKEMBENG, ANIS PRASETYO ARI TERPILIH MENJADI KEPALA DESA Minggu-10-Mey-2026:10;00

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:20 WIB

Panen Raya Kedelai di Nganjuk, di Hadiri Ketua  Komisi IV DPR RI Ibu Titik Prabowo dan Beberapa Pejabat Tinggi Negara  Penulis:Tarmadi Kohtier

Kamis, 14 Mei 2026 - 00:22 WIB

Masih Nekat Lawan Arus Meski Sudah Diperingatkan, Pengendara di SP4 Sate Ditindak ETLE Handheld

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:31 WIB

SH Terate Batang Dominasi O2SN Pencak Silat 2026, Borong 10 Podium Juara Penulis:Tarmadi K

Senin, 11 Mei 2026 - 18:06 WIB

Senin, 11 Mei 2026 - 17:41 WIB

Berita Terbaru

Peristiwa

Senin, 11 Mei 2026 - 18:06 WIB

Peristiwa

Senin, 11 Mei 2026 - 17:41 WIB