JombangTimeofkava.com
Pemerintah Kabupaten Jombang pada tahun 2026 menempatkan pembangunan infrastruktur jalan sebagai salah satu prioritas utama. Fokus tersebut diwujudkan melalui percepatan realisasi proyek, termasuk dengan mendorong proses lelang sejak awal tahun anggaran agar pelaksanaan pembangunan dapat berjalan lebih efektif.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Jombang mulai mengambil langkah konkret dengan menyiapkan sejumlah proyek infrastruktur jalan untuk segera dilelang. Kebijakan ini dilakukan guna menghindari keterlambatan pekerjaan yang kerap terjadi apabila proses pengadaan baru dimulai pada pertengahan atau akhir tahun.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kepala Dinas PUPR Kabupaten Jombang, Bayu Pancoroadi, menyampaikan bahwa saat ini sudah ada satu proyek yang secara teknis siap memasuki tahap lelang, yakni peningkatan ruas jalan Mojolegi–Panglungan. Menurutnya, percepatan lelang menjadi kunci agar pekerjaan fisik dapat segera dimulai. “Untuk mengantisipasi keterlambatan pelaksanaan, beberapa proyek akan kami dorong segera dilelang. Saat ini sudah ada satu yang siap, yaitu peningkatan jalan Mojolegi–Panglungan,” ujarnya, Sabtu (3/1/2026).
Bayu menjelaskan, kesiapan proyek tersebut ditunjang oleh selesainya seluruh dokumen perencanaan. Bahkan, pada awal bulan ini proyek sudah memungkinkan untuk dilakukan proses reviu sebelum dilelang. “Dokumen perencanaannya sudah tuntas, sehingga awal bulan ini sudah bisa masuk tahap reviu,” jelasnya.
Terkait besaran anggaran, Bayu mengaku belum memastikan nilai pasti yang dialokasikan untuk proyek peningkatan ruas jalan tersebut. Ia mengatakan masih perlu melakukan pengecekan ulang terhadap rincian anggaran.
Advertisement
Lebih lanjut, Bayu menegaskan bahwa pada tahun 2026 Dinas PUPR Jombang memang memusatkan perhatian pada sektor infrastruktur. Dari total anggaran sekitar Rp 118 miliar, porsi terbesar diarahkan untuk mendukung pembangunan infrastruktur jalan dan sarana pendukung lainnya.
“Memang tahun ini fokus kami ada di infrastruktur. Dari total anggaran Rp 118 miliar, sekitar Rp 72 miliar dialokasikan ke sektor infrastruktur,” paparnya.
Dengan strategi percepatan lelang sejak awal tahun, Pemerintah Kabupaten Jombang berharap realisasi proyek infrastruktur dapat berjalan tepat waktu serta menghasilkan kualitas pembangunan yang lebih baik dan berdampak langsung bagi masyarakat.(Im)
Penulis : Im







